100 Hari Naik Vespa dari Italia ke Yogyakarta, Fabio Salini: Saya Dibilang Gila dan Akan Gagal

Berangkat dari Genoa, kota di wilayah utara Italia, Fabio Salini menunggangi Vespa miliknya untuk menuju Indonesia.

KOMPAS.com/Teuku Muh Guci S
Fabio Salini (30), pria asal Itali yang mengendarai vespa mengelilingi dunia, mengikuti event Asia Vespa Day di Balai Kota Yogyakarta, Jalan Kenari, Kota Yogyakarta, Sabtu (16/9/2017). 

Bahkan orangtuanya sempat pesimis jika  Fabio Salini akan benar-benar melakukan aksi nekatnya tersebut.

"Saya juga dibilang gila dan dianggap tidak akan berhasil. Tapi saya tetap pergi, dan akhirnya sampai di sini," ujar Fabio.

Keberangkatan  Fabio Salini menuju Asia itu tak hanya berbekal niat. Ia membawa sejumlah uang yang merupakan hasil menabung selama bekerja.


Meski tak menyebutkan jumlahnya, uangnnya cukup untuk bertahan hidup dan akhirnya sampai di Indonesia.

"Beruntung, banyak orang yang menolong ketika saya kesulitan. Saya sering dibantu, tidur juga di mana-mana. Saya selalu bertemu orang yang baik-baik," kata tutur Fabio.

 Fabio Salini mengaku, tujuan akhir perjalannya itu adalah Australia. Setelah itu, ia baru kembali ke negaranya untuk menceritakan seluruh pengalamannya kepada teman dan keluarganya di Italia.

Ia mengaku belum memiliki rencana lain setelah cita-citanya mengeliling dunia naik Vespa itu tercapai.

"Setelah dari Indonesia saya ke Australia, setelah itu baru pulang. Belum ada rencana lain," ucap  Fabio Salini.  (Teuku Muh Guci S)

Berita ini tayang di Kompas.com berjudul Fabio Salini, 100 Hari Tunggangi Vespa dari Italia ke Yogyakarta

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved