Wakil Gubernur Jabar Minta Perangkat Desa Tingkatkan Kemampuan Akuntansi dan Teknologi Informasi

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya . . .

Wakil Gubernur Jabar Minta Perangkat Desa Tingkatkan Kemampuan Akuntansi dan Teknologi Informasi
TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Waklil Gubernur Jabar Deddy Mizwar seusai menyerahkan hewan kurban di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jumat (1/9/2017). 

Untuk itu, desa perlu senantiasa mendapat penguatan fungsi dan perannya, agar dapat menjadi akselerator pencapaian kemakmuran warganya.

"Kita tidak ingin warga desa yang tidak memiliki keterampilan berbondong-bondong hijrah ke kota untuk mencari penghidupan, karena akan menjadi beban bagi kota. Pada saat yang sama, tingginya urbanisasi juga menyebabkan desa semakin kehilangan tenaga kerja di sektor pertanian, nelayan, atau bahkan untuk hal yang sederhana saja seperti mendapatkan buruh pemetik buah kelapa atau tukang cangkul sawah, sudah sangat sulit," katanya.

Kini, katanya, desa dengan kewenangan yang dimilikinya memiliki sumber keuangan yang cukup besar. Desa dibekali dengan tujuh sumber pendapatan desa, sebagaimana diatur dalam Pasal 72 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Desa memiliki potensi pendapatan yang cukup besar, termasuk  dana transfer, baik dari pemerintah pusat, daerah provinsi maupun kabupaten/kota. 

Di Jawa Barat dana transfer ini berupa bantuan keuangan perdesaan yang diberikan pemerintah provinsi kepada seluruh desa yang disalurkan sejak 2014.

Bantuan keuangan perdesaan tersebut yaitu Infrastruktur Perdesaan sebesar Rp 100 juta per desa per tahun dan Tambahan Penghasilan Kepala Desa dan Perangkat Desa sebesar Rp 15 juta.

"Dengan bantuan tersebut, diharapkan dapat membantu desa-desa di seluruh wilayah Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas pelayanan bidang infrastruktur, agar terjadi percepatan pembangunan di desa-desa. Sedangkan tambahan penghasilan diharapkan dapat menjadi stimulan bagi peningkatan motivasi kerja, sehingga terjadi peningkatan kinerja aparat desa," katanya.

Bantuan tersebut diberikan secara merata kepada 5.312 desa di Jawa Barat. Deddy Mizwar mengatakan dana transfer pada umumnya memiliki porsi yang besar dalam volume APBDes, sekitar 70 persen lebih.

Adanya sumber-sumber pendapatan desa tersebut, menuntut desa untuk dapat berkarya secara optimal, yaitu dengan memanfaatkan pembiayaan yang ada untuk sebesar-besarnya kemakmuran desa dan kesejahteraan masyarakatnya. (*)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved