Setelah Ayah Meninggal, Mira Semakin Semangat untuk Sembuh

Menurut Mira, sang ayah yang berusia 57 tahun meninggal sekira pukul 03.00 WIB dan sempat mengeluh sesak nafas.

TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Mira Nurmala sedang berbaring lemah di rumahnya, Jalan Maleber Utara, RT 02 RW 08, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Mira Nirmala 23, yang mengalami kecelakaan motor hingga tangan kanannya terlindas truk tronton di Jalan Leuwi Gajah nomor 99, Kota Bandung pada tanggal 7 Februari 2015, kesedihannya bertambah setelah sang ayah meninggal dunia kemarin, Selasa (5/9/2017).

Menurut Mira, sang ayah yang berusia 57 tahun meninggal sekira pukul 03.00 WIB dan sempat mengeluh sesak nafas.

"Iya kemaren ayah meninggal sekira pukul 03.00 WIB subuh," ujar Mira kepada TribunJabar.co.id di rumahnya, Jalan Maleber utara, RT 02 RW 08, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Rabu (6/9/2017).


Sebelum meninggal dikatakan Mira, ayahnya tetap sehat dan tidak terlihat ada tanda tanda akan meningalkannya.

Menurutnya, sang ayah sebelum meninggal hanya sakit biasa dan sempat berobat ke Rumah Sakit.

Tetapi takdir berkata lain, ia harus merelakan sang ayah pergi selamanya.

"Tidak menyangka soalnya hanya sakit biasa saja, mungkin sudah takdirnya," ujar Mira.

Ia merasa terpukul atas kepergian ayahnya, tetapi ia memiliki harapan yang besar untuk bisa sembuh dan bisa beraktivitas kembali agar tidak menyusahkan keluarga.(*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved