Sidang Buni Yani

Sidang Lanjutan Kasus Buni Yani Mulai Sepi Pengunjung

Dalam sidang-sidang sebelumnya, kursi pengunjung dipenuhi berbagai orang yang mengenakan seragam ormas, jaket almamater, dan baju bebas.

Tribun Jabar/Theofilus Richard
Sidang lanjutan kasus Buni Yani sepi pengunjung, Selasa (5/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Berbeda dengan sidang sebelumnya, sidang ke 12 Buni Yani, Selasa (5/9/2017), hanya dihadiri sedikit pengunjung.

Dalam sidang-sidang sebelumnya, kursi pengunjung dipenuhi berbagai orang yang mengenakan seragam ormas, jaket almamater, dan baju bebas.

Pada sidang hari ini, kursi pengunjung hanya diisi beberapa orang pada pukul 13.41 WIB.

Terlihat banyak kursi pengunjung yang kosong di ruang sidang.


Saat sidang dimulai pada pukul 09.39, kursi masih terisi dengan banyak pengunjung.

Selain ormas, media dan orang-orang berpakaian bebas, kursi pengunjung juga diisi oleh orang-orang yang mengenakan almamater sebuah perguruan tinggi.

Seusai mendengarkan keterangan saksi ahli pidana, Dr. Mudzakir, orang yang mengenakan almamater meninggalkan lokasi sidang.

Baca: Cekcok Mulut dan Serang Pramugari, Penumpang Citilink Ini Diturunkan Paksa di Bandara Kualanamu

Menurut pantauan Tribun Jabar, sekelompok orang yang mengenakan jas almamater warna hijau sudah tidak terlihat ketika saksi ahli kedua, Dr. Andika sedang memberikan keterangan.

Selain Dr. Andika dan Dr. Mudzakir yang menjadi saksi ahli, ada pula Dr. Abdul Chair Ramadhan dihadirkan sebagai ahli UU ITE.


Buni Yani diseret ke meja hijau setelah unggahan potongan video Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat kunjungan ke Kepulauan Seribu dilaporkan oleh Komunitas Advokat Ahok-Djarot (Kotak Adja).

Unggahan tersebut dianggap pelapor sebagai postingan yang bersifat provokatif.

Buni Yani didakwa pasal 28 ayat (2) dan pasal 32 ayat (1) Undang-undang No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved