Senin, 1 Juni 2026

Kekeringan, Beli 4 Galon Air Tiap Hari asalkan Anak yang Sekolah Bisa Mandi

"Paling terganggu itu untuk minum dan mandi, harus menumpang ke rumah keluarga," kata Trisno kepada Tribun Jabar, Senin (4/9/2017).

Tayang:
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Trisno (51), warga Jalan Muararajeun Kaler, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Musim kemarau yang berkepanjangan, memberikan dampak kekurangan air bersih di sejumlah daerah Kota Bandung.

Trisno (51), warga Jl Muararajeun Kaler, Kota Bandung, mengaku sudah lebih dari tiga minggu kekurangan pasokan air bersih untuk aktivitas sehari-harinya.

"Paling terganggu itu untuk minum dan mandi, harus menumpang ke rumah keluarga," kata Trisno kepada Tribun Jabar, Senin (4/9/2017).

Baca: Live Streaming: Sriwijaya FC vs Persib Bandung Ada di Sini

Trisno mengaku harus berjalan setiap pagi sekira 100 meter untuk mengambil air bersih dari saudaranya.

"Untuk kebutuhan anak-anak yang kami utamakan, anak-anak kan harus sekolah, jadi harus mandi setiap pagi," katanya.


Trisno memiliki anak anak yang masih bersekolah tingkat SD dan SMP di suatu sekolah di Bandung.

Trisno mengaku, semenjak kurangnya pasokan air bersih, keluarganya sangat berhemat menggunakan air.

"Kalau mandi, ya pasti mandi-lah, sehari sekali saja, kadang mandi kadang juga enggak, kami mengutamakan anak-anak dan untuk kebutuhan makan dan minum saja," kata Trisno sembari tertawa.

Baca: Berburu Sepatu di Bawah Rp 100 Ribu di Pasar Kota Kembang

Hal yang pasti, Trisno harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli air minum kemasan.

Setiap hari, untuk memasak dan minum, keluarga Trisno bisa menghabiskan empat galon air mineral.

"Harga per galon itu Rp 3.000, dikalikan empat, ya kami mengeluarkan uang Rp 12 ribu untuk air saja setiap hari," kata Trisno.


Trisno dan sejumlah warga Muararajeun Bandung merasa terbantu dan bersyukur karena hari ini, pihak PDAM Trita Wening Bandung, mendistribusikan air bersih secara gratis kepada warga Muararajeun Kaler, Kota Bandung.

Trisno menyebut pihak PDAM sudah datang ke Muararajeun sekira tujuh kali untuk mendistribusikan air bersih.

Untuk menampung air bersih yang diberikan pihak PDAM, Trisno menyediakan empat buah ember. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved