Rabu, 29 April 2026

Air Sumur Kuning dan Bau, Warga Mulai Mengantre di Lokasi Pembagian Air Bersih

Sejumlah warga sudah terlihat menunggu petugas PDAM lengkap dengan ember yang terlihat masih kosong.

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Deretan ember kosong untuk menampung air bersih yang dibagikan PDAM Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bandung dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung melakukan pembagian air bersih di sejumlah daerah di Kota Bandung, Senin (4/9/2017).

Lokasi yang pertama yang direncanakan akan mendapat pembagian air bersih ialah di Jalan Muararajeun Kaler .

Sejumlah warga sudah terlihat menunggu petugas PDAM lengkap dengan ember yang terlihat masih kosong.

Baca: Terlihat Pakai Topeng, Tentara Perang Dunia I Ini Disebut Orang Pertama yang Bedah Plastik

Sekitar puluhan buah ember terlihat dibariskan di sepanjang jalan Muararjeun Kaler.

Topan, seorang warga Muararajeun Kaler, mengaku sudah mengalami krisis air bersih hampir seminggu.


"Kami menggunakan ledeng (PDAM), kalau sumur bor airnya kuning dan bau," kata Topan kepada Tribun Jabar, Senin (4/9/2017).

Topan dan sejumlah warga lainnya mengaku kewalahan karena kekurangan air bersih.

"Kegiatan terganggu, masak, mandi, maka, minum, untuk mandi saja saya harus ke kantor," kata Topan.

Selain di daerah Muararajeun, PDAM juga berencana akan membagikan air bersih di Kecamatan Antapani.

Menurut Topan, pendistribusian air bersih serupa sudah beberapa kali dilakukan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved