Jumat, 29 Mei 2026

Ketika Perempuan Jepang Jualan Onigiri di CFD

Ratusan orang yang bersepeda, jogging, senam, bermusik, hingga berjualan selalu memadati CFD Dago yang diadakan setiap hari Minggu.

Tayang:
Penulis: Rezeqi Hardam Saputro | Editor: Ravianto
rezeqi hardam saputro/tribun jabar
Sekira 11 orang yang berasal dari Jepang melakukan penggalangan dana di CFD Dago untuk membuat sebuah perpustakaan di Kampung Batu Lonceng Lembang Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Car Free Day (CFD) atau Hari Tanpa Kendaraan di kawasan Dago memang sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Bandung.

Ratusan orang yang bersepeda, jogging, senam, bermusik, hingga berjualan selalu memadati CFD Dago yang diadakan setiap hari Minggu.

Berbeda dengam CFD yang sebelum-sebelumnya, kali ini Pantauan Tribun Jabar, Minggu (3/9/2017) mendapatkan beberapa orang Jepang yang sebagaian besar wanita berjualan sedang menggalang dana di CFD Dago.

Terlihat orang-orang tersebut berjualan makanan dan dari arah orang-orang tersebut terdengar teriakan "Pak, Bu, Onigirinya murah!".

Selain membawa beberapa onigiri yang merupakan makanan khas Jepang dan mereka juga membawa sepanduk kecil bertuliskan tipe rasa onigiri beserta harganya.


Saat ditemui Tribun Jabar, Lusia Piscarini Morena, selaku ketua aksi penggalanan dana ini mengatakan orang-orang jepang tersebut merupakan mahasiswa dari Jepang yang sedang ada kegiatan di Bandung.

"Jadi mereka ini adalah relawan yang sedang mengikuti wolrd camp di Kampung Batu Lonceng Lembang dan kegiatan mereka di sana yaitu membantu mengembanhkan potensi yang ada di masyarakat," ujar Lusia.

Lusia juga mengatakan cara mereka membantu masyarakat semisal berkebun, bermain sama anak-anak desa, membuat projek mengubah sampah jadi sesuatu yang berguna hingga membuat perpustakaan.

Untuk membuat perpustakaan, lanjut Lusia, dirinya bersama teman-teman dari jepang menggalang dana dengan cara berjualan di CFD Dago.

Lusia juga mengatakan seluruh kegiatan ini di bawah naungan NGO bernama "Great Indonesia" yaitu gerakan relawan internasional.

Yuki mochizuki, satu diantara wanita Jepang yang ada mengikuti kegiatan ini mengaku dirinya sangat senang.

"Saya merasa senang bisa ikut kegiatan ini, orang-orang Indonesia juga begitu baik dan saya ingin berbuat baik juga," ujar Yuki sambil tersenyum ramah.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved