Sopir Bus Tewas Dilempar Batu saat Mengemudi, Istri: Saya Tak Berniat Melapor

Dia diduga kehabisan darah setelah terluka kena lemparan batu ketika sedang mengemudi.

Sopir Bus Tewas Dilempar Batu saat Mengemudi, Istri: Saya Tak Berniat Melapor
ist
Foto Misdi semasa masih hidup 

Almarhum kemudian dikubur di Taman Pemakaman Umum Boto, Jetis, Kamis pukul 13.00.

Baca: Bikin Resah! Pengemis Ini Minta Uang dengan Cara Berbahaya, Ketuk Kaca Mobil Sampai Rusak

"Suami saya kehilangan banyak darah selama di perjalanan dari Sragen sampai ke gang depan rumah," papar Nanik.

Dia menjelaskan, selama hidup Misdi tak pernah memiliki musuh.

Begitu pula selama menjadi sopir bus sejak 1989 atau 28 tahun lalu.

"Beliau baik sekali orangnya. Saya tak yakin kalau punya musuh. Pelemparan batu itu sudah kehendak Yang Maha Kuasa," tutur Nanik terisak.

Apakah kejadian ini akan dilaporkan ke kepolisian?

Baca: Emral Abus Datang Tangani Persib, Yaya Sunarya Berkomentar Begini

"Saya tak berniat melapor karena puluhan tahun menjadi sopir bus, pelemparan itu sudah beberapa kali terjadi. Itu sudah kehendak Allah, saya ikhlas," ungkapnya kepada Tribunjateng.com.

Rekan-rekan kerja Masdi sudah datang melayat pada Kamis sore.

Nanik menyebut manajemen PO Eka tampaknya akan datang pada Jumat besok.

Insiden pelemparan batu ini menjadi viral setelah diunggah dalam status pemilik akun Abu Shoffiyah Nurdin di Facebook.

Pemilik akun ini juga mengunggah kondisi bus Eka berpelat nomor S7331US yang dikemudikan Misdi setelah terkena lemparan batu.

Kaca depan persis di depan kursi pengemudi bolong besar.

Akankah pelakunya dibiarkan berkeliaran sehingga ada korban jatuh lagi setelah kejadian ini?

Meski Nanik mengikhlaskan suaminya berpulang, negara harus ada bagi Misdi-Misdi lain yang berusaha mengantar penumpang selamat sampai tujuan. (*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved