Jumat, 5 Juni 2026

VIDEO--Penjaga Gudang Kopi Ini Digigit Ular Sanca, Warga: Ihhh Serem

Rustandi yang sebetulnya bukan pawang ular, begitu berani menerkam kepala ular berbobot 8 kilogram tersebut dengan tangan kanannya.

Tayang:
Penulis: Wanti Puspa Gustiningsih | Editor: Tarsisius Sutomonaio

Laporan wartawan Tribun Jabar -Wanti Puspa

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Rustandi pria asal Desa Cimaung, Kabupaten Bandung, ini tampak tenang ketika jemarinya digigit ular sanca berukuran yang panjang mencapai 3 meter.

Peristiwa ini terjadi ketika Rustandi hendak memindahkan ular sanca batik tangkapannya ke dalam drum seusai dimandikan dan dijemur di halaman gudang kopi, Desa Cimaung, Kabupaten Bandung, Rabu (30/8/2017).

Rustandi yang sebetulnya bukan pawang ular, begitu berani menerkam kepala ular berbobot 8 kilogram tersebut dengan tangan kanannya.

Namun nahas, ular sanca batiknya justru melilit lengan kanannya hingga tiga lilitan.


Sampai akhirnya jemari tangannya masuk ke mulut ular yang telah empat hari belum mau makan ini.

Rustandi pun harus menghentikan jalannya ke arah drum dan jongkok untuk melepaskan lilitan dan gigitan ular itu.

Merasa khawatir rekannya yang saat itu melihat kejadiannya pun turut membantu memegang ekor ular sanca.

Namun, Rustandi meminta agar tidak perlu diganggu dan dilepaskan paksa.

Baca: Millen Cyrus Buat Klarifikasi Terkait Foto Tak Senonohnya, Ashanty Ikut Di-tag. Begini Katanya

"Keun we antep-antep," ujar Rustandi kepada rekannya.

Terlihat darah mulai menetes dari jari Rustandi. Beberapa rekannya mulai panik, Rustandi justru tampak tenang dan masih berusaha melepaskan lilitan badan sang ular.

Sekira 58 detik lengan kanannya terlilit dan jemarinya digigit ular, akhirnya Rustandi berhasil lepas dari jeratan hewan reptil tersebut.

Tak lama ia sedikit mengibaskan tangan dan mengusap darah dari jarinya.


Kemudian ia berusaha memindahkan ular itu ke dalam drum berukuran 200 liter.

Sontak, warga pun berkomentar "ihhh serem".

Menurut pantauan Tribun Jabar.co.id di lokasi, terdapat beberpa titik gigitan ular dan darah pun masih melumuri telapak tangannya.

Meskipun begitu Rustandi mengaku hanya merasa perih sedikit dan rasanya seperti terkena gergaji.

"Ieu siga gergaji giginya, siga keuna ku gergaji we (ini seperti gergaji gigi ularnya, ya perihnya seperti kena gergaji)," ujar Rustandi kepada Tribun Jabar di halaman gudang kopi Desa Cimaung, Kabupaten Bandung, Rabu (30/8/2017).

Tangan Rustandi warga Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, berdarah usai memindahkan ular sanca ke dalam drum, Rabu (30/8/2017).
Tangan Rustandi warga Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, berdarah usai memindahkan ular sanca ke dalam drum, Rabu (30/8/2017). (Tribun Jabar/Wanti Puspa Gustiningsih)

Tidak ada tindakan khusus untuk mengobati lukanya karena ular sanca tidak mengeluarkan bisa.

Pertolongan pertama yang dilakukan Rustandi adalah mencuci luka gigitan dengan air hangat.

Ular sanca itu ia tangkap ketika sedang memangsa seekor ayam milik warga di desanya, empat hari lalu.

Karena takut dibunuh oleh warga, Hingga saat ini, ular sanca tersebut tidak ia lepaskan dan diurus olehnya.

"Kalau di lepaskan kasihan nanti pasti ada yang bunuh, sementara diurus dulu saja sama saya," kata Rustandi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved