Ibadah Haji dan Kurban
Pentingnya Mengelola Stres pada Hewan Kurban
Merawat hewan ternak tidak bisa sekedar diberi pakan dan tempat tidur saja, karena tingkat. . .
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Merawat hewan ternak tidak bisa sekedar diberi pakan saja.
hal tersebut karena tingkat stresnya juga harus diperhatikan
Jika seekor hewan ternak stres, maka hewan tersebut mudah terkena penyakit.
"(Hewan masuk) tempat baru, dia masih adaptasi. Hewan juga bisa stres. Kalau stres, penyakit mudah masuk," ujar Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat, Arief Hidayat kepada Tribun Jabar, Rabu (30/8/2017).
Selain waktu adaptasi yang singkat, tingkat lalu lintas yang tinggi pun bisa membuat hewan ternak stres.
Di saat Wali Kota Tegal Siti Masitha Diciduk KPK, Ada PNS yang Sujud Syukur https://t.co/RqgXcqy23I via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 30, 2017
Terutama, di masa menjelang Iduladha, banyak hewan ternak yang diantar jemput dan keluar masuk kandang yang berbeda.
Hal tersebut memicu tingkat stres pada hewan ternak.
Penjual dan pembeli pun harus perhatikan masalah ini.
"Karena lalu lintas, bisa saja dia beli sapi dari daerah yang sedang terjadi wabah atau daerah endemis antraks muncul," ujarnya.
Berbagai penyakit, semisal antraks, dan orf mudah terular jika kondisi hewan dalam keadaan stres.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat mengoordinasi lebih dari 700 petugas yang disebar di seluruh Jawa Barat untuk memeriksa kesehatan para hewan ternak yang akan dijadikan hewan kurban.
Untuk menghindari penyebaran penyakit antraks, setiap hewan ternak akan diberikan vaksin.
Dituduh Hamil Duluan hingga Disebut Pelakor, 5 Artis ini Pilih Hindari Cacian Lewat Cara Begini https://t.co/aDUmMkMQ2R via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 28, 2017
Arief Hidayat juga mengatakan Provinsi Jawa Barat telah bebas dari antraks sejak sembilan tahun terakhir.
Tetapi pengawasan harus dilakukan karena potensi kemunculannya masih tetap ada.
Beberapa titik endemis antraks di Jawa Barat adalah Bogor, Subang, Bekasi, Purwakarta, dan Karawang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sapi_20170822_160930.jpg)