Senin, 13 April 2026

Bom Panci

Hanya Pesan Segelas Teh, Agus Wiguna Bawa Bom ke Rumah Makan Celengan

Pada 7 Juli 2017, Agus Wiguna menuju Rumah Makan Celengan, lengkap membawa perangkat bom yang siap diledakkan.

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Proses rekonstruksi lokasi rencana pengeboman di Rumah Makan Celengan, Jalan Astana Anyar, Kota Bandung, Selasa (29/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Rumah makan Celengan di Jalan Astana Anyar, Kota Bandung, menjadi target pengeboman terduga teroris yang tinggal Buahbatu, Agus Wiguna.

Pada 7 Juli 2017, Agus Wiguna menuju Rumah Makan Celengan, lengkap membawa perangkat bom yang siap diledakkan.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, Agus Wiguna hanya memesan segelas teh di rumah makan celengan.

Baca: Trik Mengatasi Takut saat Terbang, Sangat Sederhana dan Terbukti Ampuh

"Dia duduk, kemudian memesan segelas teh, menunggu 20 menit, namun tak meledak," kata Yusri Yunus kepada awak media saat rekonstruksi di Jalan Astana Anyar, Selasa (29/8/2017).

Yusri Yunus menjelaskan, setelah tombol untuk meledakkan bom tidak berfungsi, Agus Wiguna langsung meninggalkan rumah makan Celengan dan membawa bom tersebut.


Rumah Makan Celengan merupakan lokasi ke 10 yang menjadi target peledakan bom oleh Agus Wiguna.

Ada sekira 11 target lokasi peledakan yang direncanakan Agus Wiguna sebelum ditangkap.

Rekonstruksi yang dilakukan di Jalan Astana Anyar dikawal puluhan anggota kepolisian.

Terlihat sejumlah polisi berseragam preman, tim inafis, tim Prabu Polrestabes Bandung, dan terduga teroris Agus Wiguna saat rekonstruksi di Jalan Astana Anyar.

Polda Jawa Barat bersama Densus 88 Antiteror juga menggelar reka ulang upaya peledakan bom panci di kafe "I Am Beer" Jalan Braga, Kota Bandung, Selasa (29/8/2017).

Baca: Begini Potret Terbaru Musdalifah Setelah Kembali Gagal Berumah Tangga, Netizen Ramai Beri Semangat

Upaya peledakan itu dilakukan Agus Wiguna, terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap setelah rumah kontrakannya di Jalan Kubang Bereum, Buahbatu, Kota Bandung, hancur akibat ledakan bom panci. 

"Ini hari kedua rekonstruksi. AW berperan langsung dalam rekonstruksi ini," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui di sela rekonstruksi, Selasa siang. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved