Kuliner Bandung
Pedas dan Gurihnya Sate Padang Pak Datuk, Rasanya Bikin Ketagihan
Aroma rempah yang kuat pada kuah sate Padang, mencerminkan kelihaian orang Minang dalam. . .
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kuliner di Bandung tidak hanya menawarkan olahan khas Sunda saja.
Kota yang dijuluki Kota kembang ini turut menyediakan beragam olahan nusantara lainnya.
Satu di antaranya yang tidak asing di lidah masyarakat adalah sate.
Selain sate Madura, Kota Bandung Juga menyediakan olahan sate Padang yang menggoyang lidah.
Ini Tiga Sosok Penyebar Kebencian yang Tertangkap Polisi, Satu di Antaranya Ibu Rumah Tangga https://t.co/lZ5H6DAM1D via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 27, 2017
Sate Padang ini tentunya berbeda dengan sate Madura, yang dominan manis dan banyaknya bumbu kacang.
Justru sate Padang memiliki cita rasa pedas dan kaya bumbu rempah di dalamnya.
Sate Padang dapat merepresentasikan karakteristik umum hidangan tradisional Minangkabau.
Aroma rempah yang kuat pada kuah sate Padang, mencerminkan kelihaian orang Minang dalam mengolah bumbu.
Meskipun pedas, cita rasa khas dari sate Padang pun terbukti mampu menembus batas geografis, sehingga disukai pula oleh masyarakat di daerah lain.
Tak salah jika sate Padang, dianggap sebagai penghuni kasta tertinggi dalam khasanah kuliner Nusantara.
Nah, satu di antara olahan sate Padang yang cukup terkenal di Bandung adalah Warung Sate Pak Datuk.
Sate ini mangkal di Jalan Cikapundung Timur, tepat samping gedung PLN Bandung.
Warung Sate Pak Datuk mudah dikenali dari spanduk putihnya yang mencetak tulisan besar-besar “SATE PADANG PAK DATUK” tanpa banyak hiasan lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sate-padang_20170828_202252.jpg)