Senin, 13 April 2026

Warga Desa Jatibungur Nekat Tanam Padi di Waduk Jatigede yang Kering

"Ada yang ditanami pada ada juga yang ditanami tanaman lain, tergantung tanahnya masih berair atau kering sekali," ujar Ado Kasdi.

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Ravianto
seli andina miranti/tribun jabar
Sawah di Waduk Jatigede. Foto diambil Minggu (27/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Waduk Jatigede yang surut dimanfaatkan warga Desa Jatibungur, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, untuk ditanami padi.

Meskipun belum pasti berapa lama tanah tersebut akan kering, warga nekat mengubahnya menjadi sawah.

Satu di antara alasan masyarakat mengubah pantai Waduk Jatigede menjadi sawah adalah karena faktor ekonomi.

Hal tersebut diungkapkan Ado Kasdi (50), warga Desa Jatibungur, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, ketika ditemui Tribun Jabar di pantai Waduk Jatigede, Minggu (27/8/2017).


"Ada yang ditanami pada ada juga yang ditanami tanaman lain, tergantung tanahnya masih berair atau kering sekali," ujar Ado Kasdi.

Menurutnya, alasan utama warga menanam padi di lahan kering Waduk Jatigede adalah karena tuntutan ekonomi.

Warga berharap bisa mendapat pemasukan tambahan dari hasil panen tanaman yang mereka tanam tersebut.

Ini karena banyak warga Orang Terkena Dampak (OTD) Waduk dan Bendungan Jatigede belum memiliki pekerjaan tetap setelah digusur untuk kepentingan Waduk.

"Padahal belum pasti juga mereka akan menikmati panen sawah itu, kan tidak tahu Waduk Jatigede akan surut berapa lama," ujar Ado Kasdi.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved