Yuk Kenali Jenis-jenis Kain Katun yang Dijual di Pasaran

Kata Acong, Pegawai PD Tenin, umumnya kain katun memiliki ciri utama, di antaranya tekstur yang lembut dan alami sehingga tidak menyebabkan alergi.

Yuk Kenali Jenis-jenis Kain Katun yang Dijual di Pasaran
TRIBUNJABAR.CO.ID/FASKO DEHOTMAN
Jenis-jenis kain katun yang dijual di Gang Tamim, Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Anda mungkin penasaran dengan jenis-jenis kain katun.

Memang, kain katun memiliki banyak jenis, meski namanya sama.

Pegawai PD Tenin, Acong menuturkan, jenis kain katun yang paling banyak dijual di pasararan, yakni delapan jenis.

"Delapan jenis kain katun tersebut, tentunya berbeda bahan dan kualitas," ujar Acong kepada Tribun Jabar, Rabu (23/8/2017).

Acong menjelaskan, kata katun sendiri diambil dari bahasa Inggris yakni cotton, yang berarti kapas.

"Disebut cotton karena pada dasarnya kain ini terbuat dari serat kapas," ujar Acong.


Kata Acong, umumnya kain katun memiliki ciri utama, di antaranya tekstur yang lembut dan alami sehingga tidak menyebabkan alergi.

Bersifat kuat, tahan lama, adem, dan nyaman dikenakan di badan

Bahkan perawatannya relatif lebih mudah dibandingkan jenis kain lainnya.

Penasaran apa saja kedelapan jenis kain katon tersebut? Yuk simak penjelasan Acong.

1. Kain Katun Biasa

Disebut biasa karena kualitas dan harganya memang paling murah diantara jenis katun lainnya.

Ciri-cirinya sebagai berikut:

- Cenderung memiliki motif yang bermacam-macam.

- Pada gulungan dan pinggir kain tidak ada kode warna.

- Kualitas daya serap keringatnya mencapai level sedang, tergantung pada presentase kadar kapas di dalamnya.

2. Kain Katun Rayon

Pada umumnya, jenis kain katun rayon banyak digunakan untuk bahan busana muslim.

Namun, jenis kain katon ini mudah kusut saat digunakan.

Kain katun rayon ini memiliki ciri diantaranya:

- Mudah kusut.

- Adem digunakan.

- Tekstur bahan licin dan ringan.

- Kualitas daya serapnya sedang.

3. Kain Katun Bangkok

Karena berasal dari Bangkok, maka kain katun jenis ini dinamakan katun Bangkok.

Bahannya cukup familiar dengan motif berbau Thailand.

Ciri-cirinya :

- Bertekstur agak kasar.

- Bahannya lebih tipis dibanding katun umumnya, bahkan ada pula yang transparan atau menerawang.


4. Kain Katun Silk Sutera

Seperti yang diketahui, bahwa kain sutera terbuat dari kepompong ulat sutra.

Tapi kain katun silk adalah campuran dari kain sutera dan kain katun, di situlah letak perbedaannya.

Ciri-cirinya :

- Memiliki tekstur yang licin khas sutra.

- Tetap adem dikenakan dan tidak gerah.

- Permukaanyan terasa lembut, halus dan kuat.

- Kadarnya ringan tapi kualitasnya kuat dan tahan lama.

5. Kain Katun Cina

Kain jenis ini banyak yang menyebutnya kain katun twill.

Untuk kualitasnya, setara dengan kualitas katun jepang.

Ciri-cirinya :

- Bahannya lebih tipis.

- Warnanya tidak mencolok.

- Kualitasnya terkadang bisa lebih rendah daripada semestinya.

6. Kain Katun Satin Jepang

Kain jenis ini asalnya memang dari Jepang, maka dinamakan katun jepang.

Ciri-cirinya :

- Terasa dingin dan adem saat dikenakan.

- Memiliki tekstur lembut serta memiliki warna yang kuat.

7. Kain katun paris

Meski mirip dengan kain katun biasa, namun kain katun paris lebih tinggi levelnya ketimbang kain katun biasa.

Ciri-cirinya :

- kain ini lebih ringan dan tipis.


8. Kain katun minyak

Karena mengkilap bahannya, maka katun ini disebut kain katun minyak.

Kain jenis ini hampir mirip dengan silk sutra, tapi permukaannya terlihat lebih mengkilat.

Ciri-cirinya :

- Daya serap keringat terbilang lumayan.

- Kadar kilap akan berkurang setelah beberapa kali dicuci.

Demikianlah ulasan jenis-jenis kain katun yang telah dihimpun Tribun Jabar.

Semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan Anda.

Penulis: Fasko dehotman
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved