Simpang Pet Park Dipilih Untuk Rekayasa Lalu Lintas oleh BIGRS dan Nacto, Ternyata Ini Alasannya
Pembuatan marka jalan dan zebra cross tersebut adalah bagian dari eksperimen yang dilakukan BIGRS . . .
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Sekira 30 orang terlihat di sekitar simpang Pet Park sedang mengecat jalan untuk membuat marka dan zebra cross baru hari ini, Kamis (24/8/2017).
Pembuatan marka jalan dan zebra cross tersebut adalah bagian dari eksperimen yang dilakukan BIGRS (Bloomberg Philantropies Initiative for Global Road Safety) bersama National Association of City Trasportation (Nacto) untuk peningkatan keselamatan lalu lintas di Kota Bandung.
Baca: Setahun Menikah, Akhirnya Pasangan Selebriti Ini Akan Dikaruniai Buah Hati Pertamanya
Tidak secara kebetulan Simpang Pet Park dipilih sebagai lokasi eksperimen.
Menurut Abhimanyu Prakash, Program Associate dari Nacto mengatakan Simpang Pet Park adalah satu di antara jalan di Kota Bandung yang memiliki banyak konflik.
Menurutnya pusat keramaian yang dekat dengan gereja berpotensi menimbulkan kepadatan pada akhir pekan.
VIDEO: Viral Pelaku Pungli Terhadap Pendaki di Gunung Guntur Garut Bawa Golok https://t.co/BgiY6s1xKb via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 24, 2017
"Kami memilih Simpang Pet Park dikarenakan jalan ini memiliki banyak konflik. Pada akhir pekan, ada keramaian di Pet Park, dan ada gereja. Kami ingin membuat ruang yang aman tidak hanya untuk pengendara, tapi juga untuk pejalan kaki," ujarnya kepada Tribun Jabar di Pet Park, Kamis (24/8/2017).
Tetapi eksperimen ini hanya diadakan satu hari.
Nantinya, hasil dari eksperimen tersebut akan dianalisis.
Jika hasilnya bagus, maka nantinya konsep ini akan diusulkan ke Pemkot Bandung.
"Kita di sini mempelajari prilaku orang, dan mencoba mengubahnya untuk satu hari. Kemudian kami lihat apa yang dapat kami lakukan untuk melakukan perubahan, untuk menyamankan pejalan kaki dan meminimalisasi kecelakaan lalu lintas," ujarnya.
Nggak Nyangka! Bos Fisrt Travel Anniesa Hasibuan Pernah Masuk Daftar 10 Wanita Inspiratif Indonesia https://t.co/6t22WtsGUJ via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 24, 2017
Dalam kegiatan ini, Nacto dan BIGRS juga berkoordinasi dengan Dishub Kota Bandung, Dinas PU Kota Bandung, dan Bank Dunia.
Kota Bandung merupakan satu di antara lima kota di Asia yang menjadi bagian dari proyek Nacto dalam peningkatan keselamatan berlalu lintas.
Empat kota lainnya adalah Shanghai, Mumbai, Ho Chi Minh, dan Bangkok. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sejumlah-orang-bule-atau-warga-asing-di-simpang-pet-park_20170824_161240.jpg)