Kuliner Bandung
Sarapan Pagi dengan Lontong Sayur Padang di Tepi Jalan Dipatiukur
Di Jalan Dipatiukur, ada satu kedai yang menjajakan lontong khas Minangkabau, yang sangat jarang ditemui di Bandung.
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Jalan Dipatiukur Bandung, menjadi satu di antara tempat kuliner dengan harga terjangkau di kota kembang ini.
Maklum saja, lokasi jalan ini berada dekat kampus-kampus ternama di Bandung.
Di Jalan Dipatiukur, ada satu kedai yang menjajakan lontong khas Minangkabau, yang sangat jarang ditemui di Bandung.
Namanya Kedai Lontong Sayur Padang Dipatiukur, yang berlokasi di Jalan Dipatiukur II, Coblong, Kota Bandung.
Kedai ini memiliki tampilan sederhana, dengan tenda, gerobak, dan kursi seadanya.
Meski begitu, banyak mahasiswa dan masyarakat umum lainnya yang sarapan di sini.
Dikarenakan letaknya strategis dan mudah dijangkau dari Kampus Universitas Padjadjaran.
Nafa Urbach Sibuk Urusi Kasus Pedofilia, Zack Lee Justru Bereaksi Seperti Ini https://t.co/iBiFXxYpyB #TribunJabar pic.twitter.com/DXA1P9Pwwq
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 22, 2017
Lontong sayur padang berbeda dari lontong sayur medan, betawi atau jawa pada umumnya.
Lontong sayur padang menggunakan kuah santan yang dilengkapi dengan rempah rempah khas Minangkabau.
Kuah tersebut menemani sayur nangka dan ketupat yang dibungkus daun kelapa.
Jika Anda berkunjung ke Kota Bandung, tak ada salahnya untuk mengunjungi lontong sayur padang yang enak ini.
Walaupun rasa kuah lontongnya pedas, tapi ini cukup menantang untuk dijadikan sarapan.
Seperti kebanyakan masakan padang, proses pembuatannya cukup lama sehingga bumbu nya meresap ke dalam sayur nangka dan telurnya.
Uniknya lagi, menikmati lontong sayur padang ini, dilengkapi dengan kerupuk merah yang konon dimasak tanpa menggunakan minyak, namun menggunakan pasir.
Alhasil, sering orang menyebutnya kerupuk melarat.
Selain itu, di sini juga tersedia keripik singkong khas Minangkabau sebagai pelengkap makan lontong sayur ini.
Tidak lupa, sajian sambal merah dengan ukuran potongan cabai rawit merah lebih besar.
Sehingga memberikan sedikit sensasi asam, menambah kekayaan rasa sajian lontong sayur ini.
Menu favorit lain disini selain lontong sayur adalah adalah Teh Talua.
Teh ini merupakan campuran antara teh dan telur bebek.
Teh talua ini dikenal juga sebagai minuman penambah energi khas Minang.
Konon, bagi anda penikmat teh talua, kenikmatan rasa teh telur Kedai Lontong Sayur Dipatiukur ini rasanya juara banget.
Uniknya, mereka tidak menggunakan mixer biasa untuk mencampur teh, susu dan telur.
Namun, menggunakan modifikasi mesin bor yang biasa dipakai tukang bangunan, sehingga menjadi alat pengocok telor berkecepatan tinggi.
Putaran yang tinggi membuat campurannya lebih cepat dan ditandai dengan buih yang keluar hasil pencampuran.
Teh telur terbuat dari telur bebek dan gula yang dikocok di gelas sampai berbuih.
Lalu ditambahkan teh yang diseduh menggunakan air panas mendidih.
Cocok untuk sarapan guna menyambut aktifitas sepanjang hari.
Menikmati teh talua, bisa menggunakan jeruk nipis, untuk mengurangi rasa amis yang keluar dari telur.
Zul (31), selaku pegawai Kedai Lontong Sayur Dipatiukur, menuturkan, alasan memilih membuka usaha lontong sayur Padang ketimbang makanan khas padang lain, karena adat istiadat keluarga yang teramat akrab dengan lontong ini.
"Kami dari kecil sudah terbiasa makan lontong, setiap berkumpul bersama keluarga, sajian lontong sayur tidak pernah luput," ujar Zul kepada Tribun Jabar, Selasa (22/8/2017).
Untuk bahan-bahan yang digunakan, Zul mengaku memasoknya dari Padang langsung.
Seperti beras yang digunakan untuk lontong, rempah-rempah, telur bebek, dan kerupuk merah.
Kenapa Teroris Betah Di Bandung? Ini Jawabannya https://t.co/BOmRTbEvAK via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 22, 2017
Kata Zul, dalam satu hari, Kedai Lontong Sayur Padang ini, mampu menghabiskan 200 piring lontong dan 150 gelas teh talua.
"Biasanya sih lebih ramai saat akhir pekan, saking banyaknya ada yang tidak kebagian tempat duduk," ujar Zul.
Bagi Anda yang tertarik mencicipinya, untuk satu porsi lontong sayur dihargai Rp 8.000, sedangkan teh taluanya diharargai Rp 6.000 saja.
Bagaimana, murah bukan?
Waktu buka Kedai Lontong Sayur Padang Dipatiukur ini adalah pukul 06.00 WIB - 10.30 WIB, setiap hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sajian-menu-lontong-sayur-padang-lengkap-dengan-kerupuk-merahnya_20170822_115348.jpg)