Pilwalkot Bandung
Rulli Hidayat Sempat Tidak Didukung Untuk Maju di Pilwalkot Bandung
Satu di antara bakal calon wali kota (bawalkot) dari Partai Demokrat, Rulli Hidayat, mengatakan dirinya sempat . . .
Penulis: Ferry Fadhlurrahman | Editor: Dedy Herdiana
Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Satu di antara bakal calon wali kota (bawalkot) dari Partai Demokrat, Rulli Hidayat, mengatakan dirinya sempat tidak didukung oleh keluarga untuk maju menjadi cawalkot.
"Mau ngapain? keluarga bilang begitu. Emangnya nanti bakal nyaman ngantor ke Balai Kota?," ujar Rulli kepada Tribun Jabar ketika kunjungan ke kantor Tribun Jabar pada Selasa (22/8/2017).
Baca: 5 Kehebatan Sukhoi 35, Jet Tempur yang akan Dibeli Indonesia. Nomor 3 Bikin Musuh Gemetar
Pertimbangannya dari keluarga sebenarnya beralasan. Rulli yang mencalonkan diri melalui Partai Demokrat harus memenangi konvensi terlebih dahulu sebelum mendapatkan tiket pencalonan dari partai berlambang merci tersebut.
Pesaing Rulli pun adalah tokoh yang berpengalaman di Bandung. Fiki Satari adalah ketua karang taruna dan sudah pernah menjadi bawalkot pada 2008 lalu sebagai calon independen.
3 Artis yang Diberangkatkan Umrah First Travel Ternyata hanya jadi Modus untuk Menipu Calon Jemaah https://t.co/QfZCc6hZDA via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 22, 2017
Tomtom Dobbul Qommar adalah anggota DPRD Kota Bandung yang sudah mengabdi sepanjang 13 tahun di gedung dewan.
Sedangkan Yossi Irianto adalah Sekda Kota Bandung yang jelas sudah tahu mengenai seluk beluk pemerintahan Bandung.
Sedangkan Rulli adalah pendatang baru dalam dunia politik. Baru masuk sebagai kader Partai Golkar pada 2015 lalu. Tapi hal tersebut tidak membuat Rulli takut. Dirinya yakin bahwa programnya dapat berguna untuk rakyat Bandung.
"Pada akhirnya keluarga juga mendukung," tambah Rulli. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rulli-hidayat-bakal-calon-wali-kota-bawalkot-dari-partai-demokrat_20170822_210901.jpg)