BIN Perkuat Keamanan Cyber, Warganet Diharuskan Lebih Bijak

Warganet harus lebih bijak menggunakan teknologi, karena Badan Intelijen Negara (BIN) pun siap 'menjaring' oknum warganet . . .

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Dedy Herdiana
Tribunnews/Wahyu Aji
Deputi VI Bidang Komunikasi dan Informasi BIN Sundawan Salya dan Ketua Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) Ono Surono, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (14/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Warganet harus lebih bijak menggunakan teknologi, karena Badan Intelijen Negara (BIN) pun siap 'menjaring' oknum warganet nakal yang menyalahgunakan internet.

Hal tersebut diungkapkan Deputi VI Bidang Informasi dan Komunikasi BIN, Sundawan Salya, ketika ditemui usai memberi materi pada acara Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (Unpad) di kampus Unpad Jatinangor, Senin (21/8/2017).

Baca: Ini Harapan Deddy Mizwar Dalam Rakernas PAN Terkait Pilgub Jabar

Menurut Sundawan Salya, kemajuan teknologi informasi membuat BIN mau tak mau harus ikut meningkatkan kemampuannya di bidang tersebut.

"Cyber itu harus kita pahami, BIN insyaallah menjadi institusi yang mempunyai kekuatan tersebut (cyber)," ujar Sundawan Salya.


BIN, menurut Sundawan Salya, menjadi garda terdepan dan pilar utama sistem keamanan nasional termasuk di dunia cyber.

Untuk menjaga keamanan nasional di dunia cyber, BIN memiliki Deputi Cyber Inteligen yang bertugas untuk menghadapi serangan-serangan cyber baik dari pihak luar maupun dalam.

"Kami menjaga negara dari siapa pun yanh mencoba msngganggu kesatuan dan persatuan melalui dunia cyber," ujar Sundawan Salya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved