Penyidik Polri ke Arab Saudi untuk Periksa Habib Rizieq, Kapolri: daripada Menunggu

"Sudah ada pemeriksaaan. Tim kita sudah berangkat ke sana untuk melakukan pemeriksaan," ujar Tito Karnavian di Mapolda Metro Jaya

Penyidik Polri ke Arab Saudi untuk Periksa Habib Rizieq, Kapolri: daripada Menunggu
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Kapolri Jenderal Tito Karnavian 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan penyidik Polri telah berangkat ke Arab Saudi untuk memeriksa tersangka kasus dugaan pornografi Rizieq Shihab.

"Sudah ada pemeriksaaan. Tim kita sudah berangkat ke sana untuk melakukan pemeriksaan," ujar Tito Karnavian di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (18/8/2017).

Tito Karnavian menerangkan, Rizieq Shihab diperiksa dalam statusnya sebagai saksi.


Penyidik berangkat ke Arab Saudi, lantaran Rizieq Shihab tengah melakukan ibadah di sana.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi. Karena sendang melakukan ibadah. Daripada menunggu, anggota kita yang berangkat ke sana untuk melakukan pemeriksaan ke sana," ujar Tito Karnavian.

Polri akan mengevaluasi hasil dari pemeriksaan tersebut.

Baca: Tempatnya Berkonsep Jadul, Kedai Susu Murni Ijan Cocok untuk Bernostalgia

"Maka nanti hasil pemeriksaan kita evaluasi," ujar Tito Karnavian.

Tito menyebutkan, Rizieq Shihab akan kembali diperiksa di Indonesia, bila memang diperlukan.

"Setelah yang bersangkutan pulang, ya kami akan lakukan pemeriksaan kalau itu diperlukan," ujar Tito.

Polisi telah menetapkan Rizieq Shihab dan Firza Husein sebagai tersangka kasus dugaan pornografi yang beredar melalui situs melalui situs baladacintarizieq.com.


Khusus Rizieq Shihab, telah masuk daftar pencarian orang polisi karena tak memenuhi tiga kali panggilan.

Dalam kasus ini, Rizieq Shihab dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Firza Husein disangka melanggar Pasal 4 ayat 1 juncto pasal 29 dan atau pasal 6 juncto pasal 32 dan atau pasal 8 juncto pasal 34 Undang-Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. 

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved