HUT Kemerdekaan RI

Keluarga Korban Meninggal Akibat Jatuh Saat Panjat Pinang, Tolak Autopsi

Keluarga Icim, korban meninggal dunia yang jatuh ketika mengikuti perlombaan panjat pinang di Lapangan Voli Jalan Merkuri . ..

Keluarga Korban Meninggal Akibat Jatuh Saat Panjat Pinang, Tolak Autopsi
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Lapangan Voli Jalan Merkuri Utara RT 05 RW 03, Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, yang menjadi lokasi kejadian meninggalnya Icin. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Keluarga Icim, korban meninggal dunia yang jatuh ketika mengikuti perlombaan panjat pinang di Lapangan Voli Jalan Merkuri Utara RT 05 RW 03, Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung menolak jenazah korban diautopsi.

Hal itu karena pihak keluarga meyakini kejadian yang menimpa Icim tersebut merupakan murni kecelakaan.

Baca: Diduga Akan Bercerai, Shandy Aulia Ternyata Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Rumah Tangganya

Menurut Kosim Ali Nugraha selaku ketua RW setempat sejumlah panitia diminta keterangan oleh pihak kepolisian terkait insiden tersebut.

"Panitia acara diminta keterangan oleh polisi dan saya dengar dari pihak panitia, keluarga tidak ingin jasadnya diautopsi," ujar Kosim kepada TribunJabar.co.id di rumahnya, Jumat, (18/7/2017).


Menurutnya, kondisi jenazah tidak memungkinkan untuk dilakukan autopsi, sehingga harus segera dimakamkan.

Peristiwa nahas itu, bermula saat Icim berada di atas pohon pinang dan mengambil hadiah tiba tiba batang pinangnya patah dari sambungan hingga terjatuh dari ketinggian tujuh meter dan mengalami patah leher.

Setelah kejadian tersebut Icim langsung dilarikan ke Rumah Sakit Al Islam Bandung, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan dan langsung jenazahnya dibawa ke kampung halamannya di Majalengka. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved