HUT Kemerdekaan RI

Kerennya ''Tank Panser TNI AD'' di Karnaval Kendaraan Hias

Mereka melibatkan tiga buah kendaraan roda empat bak terbuka yang di sulap sedemikian rupa menyerupai Kapal tempur milik TNI AL, Pesawat Sukhoi

Penulis: Cipta Permana | Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar/Cipta Permana
Berbagai atribut dan alusista TNI dilibatkan warga RW 04 Kelurahan Sekejati, Buah Batu, Bandung untuk mengikuti kegiatan parade karnaval kendaraan hias dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-72 di lapangan parkir Metro Trade Center (MTC) Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Kamis (17/8/2017). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Momentum dirgahayu RI di setiap tahunnya selalu dimanfaatkan masyarakat Indonesia, sebagai sarana menuangkan ide, kreativitas, dan keterampilan agar gelaran hari bersejarah tersebut semakin meriah.

Hal tersebut juga dilakukan oleh segenap masyarakat Kota Bandung, salah satunya warga di RW 04 Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, yang turut memperingati HUT ke-72 kemerdekaan di lapangan parkir Metro Trade Center (MTC) Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung pada Kamis (17/8) bersama ratusan warga lainnya.

Dengan mengusung tema "NKRI", tidak kurang dari 80 warga di RW 04  menjadi peserta kegiatan karnaval kendaraan hias. Mengenakan seragam lengkap khas prajurit TNI dan membawa replika senjata laras panjang, menunjukan bahwa mereka siap mengikuti perlombaan.

Tidak hanya itu, mereka pun melibatkan tiga buah kendaraan roda empat bak terbuka yang di sulap sedemikian rupa menyerupai Kapal tempur milik TNI AL, Pesawat Sukhoi  TNI AU, dan Tank Panser TNI AD.


Hebatnya, ketiga kendaraan alat utama sistem pertahanan (alusista) yang dibuat oleh warga RW 04 tersebut berasal limbah bahan baku, seperti kayu, bambu, karung semen, dan lainnya yang dimanfaatkan menjadi sebuah karya kreativitas yang menarik untuk disaksikan oleh setiap masyarakat di sekitar kegiatan parade kendaraan hias tersebut.

Diki Abdul Gani (37) salah seorang warga RW 04 mengatakan persiapan yang dilakukannya bersama puluhan warga lainnya sudah sejak dua bulan sebelum pelaksanaanya. Sehingga setiap kekurangan yang ada dapat langsung diperbaiki dengan memanfaatkan sisa bahan limbah tersebut.

"Selain seragam dan atribut TNI AD, AU, dan AL yang sengaja kami beli, sisanya seperti senjata dan kendaraan hias semuanya dari bahan limbah yang kami olah bersama untuk mengikuti parade karnaval ini," ujar Diki kepada Tribun di lokasi kegiatan.

Disinggung mengenai dana yang dikeluarkan untuk membuat persiapan tersebut, Diki mengungkapkan tidak lebih dari Rp 8 Juta untuk seluruh komponen yang dibutuhkan. Dana tersebut, menurutnya berasal dari hasil swadaya dari seluruh masyarakat di RW 04.

Ia pun berharap agar pada kegiatan karnaval kali ini, RW 04 dapat kembali meraih juara satu seperti yang terjadi di tahun sebelumnya. (tap) 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved