Minggu, 12 April 2026

HUT Kemerdekaan RI

Aksi Heroik Mochamad Toha Diperagakan Para Pelajar Dihadapan Bupati Bandung

Peristiwa yang menjadi cikal bakal peristiwa Bandung Lautan Api itu sengaja dipertontonkan pada HUT ke-72 RI di Soreang.

Penulis: Yudha Maulana | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Yudha Maulana
Sosiodrama 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Mulana

TRIBUNJABAR.CO.ID, SOREANG - Aksi heroik seorang Komandan Barisan Rakjat Indonesia, Mochamad Toha dalam merebut kedaulatan Indonesia di Bandung Selatan, tergambar dalam sosiodrama yang diperagakan para siswa SMK 7 Baleendah di hadapan forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Bandung di Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Kamis (17/8/2017) siang.

Pertunjukan dimulai dengan masuknya sederet pejuang lengkap dengan seragam dan celana pendek berwarna krem. Mereka membawa bambu runcing berwarna merah putih.

Baca: Deddy Mizwar Jadi Kader Gerindra, PKS-Gerindra Pun Mantap Usung Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu

Langkah mereka diikuti para gadis desa yang mengenakan kebaya dan kain samping. Semuanya bercengkrama, hingga akhirnya Tentara Sekutu masuk dan mengusik ketenangan.

Tanpa pandang bulu, Tentara Sekutu membantai para pejuang dengan menggunakan senapan laras panjang dan belati. Para gadis tetap melakukan perlawanan, namun usaha mereka tak berdaya.


Hingga akhirnya muncul Moch Toha, ia datang dengan membawa bala bantuan. Penjajah untuk sementara berhasil dipukul mundur. Seketika itu, Toha memanggil rekannya, Moch Ramdan untuk membumihanguskan gudang amunisi Tentara Sekutu di Dayeuhkolot.

Keduanya berhasil meledakkan gedung amunisi menggunakan dinamit. Namun perjuangan mereka harus dibayar nyawa. Suasana menjadi hening.

"Lebih baik Bandung dibakar daripada diduduki oleh para penjajah," petikan kata-kata dari pidato Bung Tomo itu menutup aksi sosiodrama para siswa yang berkolaborasi dengan Koramil 0902 Ciparay.


Peristiwa yang menjadi cikal bakal peristiwa Bandung Lautan Api itu sengaja dipertontonkan pada HUT ke-72 RI di Soreang.

"Ini untuk mengenang perjuangan Muhammad Toha di Bandung Selatan, perjuangannya sangat berarti dalam kemerdekaan yang kita rasakan hari ini," ujar Danramil Ciparay, Kapten M Sokhibi seusai pertunjukan.

Pembina kelompok seni eskul Sapta Art di SMK 7 Baleendah, Nina Husnaeni, mengangkat cerita Muhammad Toha dari buku biografi yang dikirimkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung ke sekolah. "Kemarin kita menjadi juara lomba sosiodrama di tingkat Kabupaten, makanya sekarang kita tampil, ini merupakan kebanggaan bagi kami," kata Nina.

Zaka Ismail (18) pemeran Muhammad Toha, mengaku canggung ketika memerankan Toha, apalagi ia harus berlatih dengan para prajurit TNI sungguhan. "Pertama canggung karena kita tahu, tentara keras didikannya, tapi lama-lama kelamaan seperti orang tua juga," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved