Perempuan Punya Peran Sangat Penting dalam Menangkal Radikalisme

"Radikalisme itu sistem. Saling berkaitan erat. Tidak hanya berasal dari faktor eksternal tapi juga faktor internal (keluarga)," ujar Ulfiah.

Perempuan Punya Peran Sangat Penting dalam Menangkal Radikalisme
Tribun Jabar/Yongky Yulius
Dr Hj Ulfiah M.Si, Akademisi UIN Bandung dalam workshop Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bidang pemberdayaan pemuda dan perempuan, dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Rabu (16/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Perempuan memiliki peran yang sentral dan penting dalam menangkal radikalisme dan terorisme.

Hal itu disampaikan Dr Hj Ulfiah M.Si, Akademisi UIN Bandung, dalam workshop Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bidang pemberdayaan pemuda dan perempuan, dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Rabu (16/8/2017).

Workshop tersebut membahas mengenai "Pemberdayaan Pemuda dan Perempuan dalam Pencegahan Terorisme".

"Radikalisme itu sistem. Saling berkaitan erat. Tidak hanya berasal dari faktor eksternal tapi juga faktor internal (keluarga)," ujar Ulfiah.

Anak yang kurang mendapatkan kasih sayang dari keluarga, ucapnya, berpotensi untuk menjadi radikal.

Untuk itu, sosok perempuan atau ibu, dan laki-laki atau ayah harus saling melengkapi menyayangi anak secara seimbang.

Baca: 80 Pelaku Usaha di Indonesia Ramaikan Gelar Kain Nusantara 2017 di Bandung

Perempuan, dalam keluarga juga memiliki peran sebagai pendamai.

Artinya, jika ada kekerasan dalam keluarga, perempuan-lah yang menjadi aktor penting mendamaikan suasana.

Selain itu, kata Ulfiah, dalam kultur Jawa Barat, anak cenderung lebih dekat dengan sosok ibu ketimbang ayah.

Karena itulah perempuan memiliki peran penting dalam membentuk anak agar terhindar dari radikalisme.

Perempuan dapat mencegah radikalisme dan terorisme sejak dari keluarga. (*)

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved