Kasus Narkoba

15 Pengedar Narkoba dari 5 Kecamatan di Garut Diringkus Polisi

Kapolres Garut, AKBP Novri Turangga, menuturkan para tersangka ditangkap beberapa kasus tindak pidana peredaran dan penyalahgunaan narkoba di . . .

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Belasan tersangka kasus penyalahgunaan narkotika ditunjukkan Polres Garut saat gelar pengungkapan kasus narkoba di Mapolres Garut, Rabu (16/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Sebanyak 15 tersangka penyalahgunaan narkoba dan obat kefarmasian dibekuk Polres Garut dalam kurun waktu satu bulan.

Dari para tersangka Polres Garut mengamankan barang bukti mulai dari dextro sampai ganja.

Kapolres Garut, AKBP Novri Turangga, menuturkan para tersangka ditangkap beberapa kasus tindak pidana peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Garut.

Yakni Kecamatan Garut Kota, Cisurupan, Cigedug, Karangpawitan, dan Cibiuk.

Baca: Keji! Menganggap Bayi Perempuan adalah Kutukan, Orang Tua Membuang Bayinya di Semak Berduri

Mereka diamankan berikut barang bukti lima paket daun ganja seberat 1,5 kilogram, sabu-sabu seberat 1,5 gram, 10 strip obat jenis mersi riklona, 12 bungkus pil sextro dan 25 strip pil cornophen.

Lima Artis Cantik Ini Ternyata Bobotoh Persib, Mana Menurut Anda yang Persib Banget https://t.co/UZFXxIHUGC via @tribunjabar

— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 16, 2017

"Ada tiga kasus dari belasan tersangka ini. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengembangkan narkoba yang didapat para tersangka," ucap Novri saat gelar pengungkapan kasus narkoba di Mapolres Garut, Rabu (16/8/2017).

Novri menambahkan, pihaknya masih mendalami barang bukti ganja dari para pelaku yang berasal dari Kecamatan Cisurupan. Bisa jadi barang haram tersebut berasal dari wilayah Garut.

"Ganja dari para tersangka ini masih relatif lebih baru. Masih belum lama dipanen. Kalau kiriman dari Aceh biasanya sudah kering," ujarnya.

Iklim pegunungan di Garut, tutur dia, sangat memungkinkan untuk menanam ganja. Pihaknya akan mengembangkan kasus tersebut untuk mengetahui asal ganja itu. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved