Penangkapan Teroris

Bom Kimia yang Akan Diledakkan Sangat Berbahaya, Ini Kata Polisi

Pada rencana aksi tersebut, terduga teroris meracik bahan kimia berbahaya untuk dijadikan bahan peledak.

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Sepeda motor milik terduga teroris yang ditangkap di Antapai, Kota Bandung. 

Petugas Keamanan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), Asep (54), mengatakan sempat melihat ada empat orang di sekitar TKP mengenakan pakaian bebas sedang memantau.

"Pas teman saya lagi jaga keamanan langsung ditegur karena lampu senternya ke arah sungai depan rumah terduga teroris. Saya jawab hak saya kemanan di sini. Kemudian dia menunjukkan identitas petugas," kata Asep saat ditemui Tribun Jabar, di Jalan Kejawai, Kompleks Pratista Antapani, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Selasa (15/8/2017).

Asep mengatakan, petugas yang datang itu mengaku sedang memantau pengedar narkoba. "Sudah ada tiga hari ini mantau di sini," kata Asep.

Menurut Asep, hampir setiap malam di kawasan ini sangat sepi dari aktivitas warga setempat. "Di sini kalau malam sepi banget. Jam sembilan malam sudah sepi," ujarnya.

Asep mengaku sempat melihat saat terduga teroris diamankan oleh petugas. Saat itu Asep baru rampung tugas di pagi hari.

Menurut Asep, ia melihat terduga teroris saat dibawa petugas tengah memakai baju seperti seragam pencak silat warna hitam dan celananya gombrang.

"Ketika dibawa dua jempolnya diikat pakai tali sepatu. Petugas banyak, ada tiga mobil kayak kijang besar," katanya.

Asep mengatakan perawakan terduga teroris yang diamankan relatif kecil dan berkulit sawo matang.

"Umurnya sekitar 30-an, rambut panjang, kulit sawo matang. Empat atau lima orang yang diamankan penghuni kontrakan tersebut," ujar Asep.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved