Selasa, 9 Juni 2026

Wawancara Eksklusif Novel Baswedan jadi Penutup Program Mata Najwa, Ini Alasan Najwa Mundur

Jurnalis dan anchor senior Najwa ‘Nana’ Shihab (40), tiba-tiba mengumumkan menutup program acaranya bertajuk ‘Mata Najwa’.

Tayang:
(KOMPAS.com/NAJWA SHIHAB)
Presenter Najwa Shihab diabadikan saat ditemui pada acara Panggung Para Perempuan Kartini, di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Selasa (11/4/2017). 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Najwa Shihab resmi mengumumkan berakhirnya program acara Mata Najwa yang selama ini tayang di Metro TV.

Wawancara eksklusif dengan Novel Baswedan menjadi penutup program acara yang banyak diminati penonton televisi swasta ini.

Najwa Shihab, yang lahir di Ujungpandang 18 September 1977 ini, juga menyampaikan  sudah tak lagi berstatus sebagai jurnalis Metro TV.

Hal ini mengejutkan banyak pihak, sebab program Mata Najwa masih begitu diminati masyarakat.

Namun pengumuman pengunduran diri Najwa Shihab ini tak begitu mengangetkan keluarga besarnya.

Pasalnya keluarga Najwa rupanya sudah tahu hal ini jauh hari sebelumnya.

Baca: 5 TERPOPULER PERSIB KEMARIN - Mulai Ketangguhan Fisik Hingga Harga Kontrak Ezechiel NDouassel

Hal ini diungkapkan salah seorang kerabat dekat Najwa, Prof Dr Qasim Mathar MA (68). Qasim adalah paman Najwa.

Ia masih sepupu dua kali dengan Prof Dr Quraish Shihab, ayah Najwa.

Qasim mengaku mendapatkan cerita itu dari kediaman Quraish Shihab di kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, akhir Mei 2017 lalu.

Guru Besar Filsafat UIN Alauddin Makassar ini berkisah, saat awal Ramadahan 1438 H, dia bersilaturahim ke rumah Prof Quraish, sekaligus berbuka puasa.

Di rumah itulah, Hajjah Fatmawati Asseggaf, ibu Najwa, membocorkan tentang masa depan putrinya di MetroTV.

"Saat itu dikatakan, kontraknya dengan MetroTv sudah berakhir," tulis Qasim Mathar di group obrolan Instant, Senter-Senter Bella, Rabu (9/8/2017) pagi.

Baca: Wow! Tommy Kurniawan Maju Jadi Calon Bupati Tangerang

Kontrak yang dimaksud ibunda Najwa adalah program acara Mata Najwa.

Fakta lain yang diungkapkan Qasim adalah ternyata Najwa sudah mundur dari Mentro Tv sejak 2015 lalu.

Saat mundur, Najwa menduduki jabatan wakil pemimpin redaksi. Alasannya, Najwa ingin fokus sebgai duta baca Indonesia.

Praktis, saat itu Najwa sudah tak berstatus karyawan Metro TV. Hubungannya dengan Metro TV hanya sebatas kontrak program acara.

Ada dua program acara rumah produksi milik Najwa yang berhubungan dengan Metro Tv, yakni Mata Najwa dan program yang diasuh ayahnya, Tafsir Al Misbah.

Pada 2017 ini kontrak ‘Mata Najwa’ sudah berakhir. Sementara program acara Tafsir Al Misbah masih berjalan.

Keinginan Najwa untuk fokus sebagai duta baca, kata Qasim, menjadi alasan ponakannya itu tak memperpanjang kontraknya.

"Tentang ada unsur SARA di tv itu, saya tak tahu, semoga hanya isu," kata Qasim.

Baca: Bingung Disuruh Bikin Puisi, Murid SD Ini Malah Tulis Beginian! Lihat Isinya

Novel Baswedan

Presenter ini mengumumkan pengunduran dirinya sebagai jurnalis Metro TV melalui akun media sosialnya.

Jawaban Smart Najwa Shihab Ini Bakal Menohok Pasangan Muda yang Berlama-lama Pacaran (Capture)
Tak hanya itu dia juga mengumumkan program andalan Mata Najwa juga berhenti tayang.

"Eksklusif Bersama Novel Baswedan" adalah episode terakhir Mata Najwa yang sudah 7 tahun tayang di Metro TV.

Lalu mengapa Najwa tiba-tiba mundur?

Berikut penjelasannya:

"Eksklusif Bersama Novel Baswedan" menjadi episode live terakhir Mata Najwa. Sudah 7 tahun Mata Najwa mengudara. Sejak episode perdana “Dunia dalam Kotak Ajaib” yang tayang pada 25 November 2009 hingga wawancara eksklusif Novel Baswedan pada 26 Juli 2017, total sudah 511 episode Mata Najwa.

Selama tiga pekan ke depan, Mata Najwa akan menghadirkan kolase berbagai episode lama yang kami anggap penting dan berharga. Pada pengujung Agustus, Mata Najwa akan tiba pada episode final: “Catatan Tanpa Titik”.

Namun Agustus bukan hanya menjadi yang terakhir bagi Mata Najwa saja. Menjadi reporter Metro TV pada bulan Agustus 2000, perjalanan saya bersama Metro TV juga akan berakhir pada bulan yang sama. Ini adalah Agustus penghabisan.

Tujuh belas tahun bukan waktu yang singkat. Rasa bangga menjadi reporter pertama Metro TV, sebagai pemilik kode reporter 01 dalam istilah teman-teman di Kedoya, sampai kapan pun tak akan luntur. Rangkaian perjalanan saya sebagai reporter sebuah TV berita pertama di tanah air terekam dalam, membuat kehidupan jauh lebih kaya serta menjadi bekal berharga untuk terus berkarya sebagai jurnalis.

Terima kasih tiada tara pada keluarga besar Metro TV. Juga kepada semua pihak yang telah bermitra dan mendukung, terutama pemirsa yang selama ini menemani saya dan Mata Najwa.

Salam,

Najwa Shihab.

Setelah Najwa memosting alasan mundur itu, sempat beredar kabar melalui broadcast WA yang mengungkap mundurnya Najwa terkait wawancaranya eksklusif dengan Novel Baswedan.

Berikut isi  sebagian broadcast tersebut:

Najwa mewawancarai Novel Baswedan di sebuah tempat di Singapura tanpa direstui ... . Dia Berangkat ke Singapura dengan biaya sendiri. Sewa kameraman atas biaya sendiri. ....

Najwa ambil resiko besar tapi dia menjadi jurnalis TV pertama yang mewawancarai Novel Baswedan.
Wawancara itupun hampir tidak ditayangkan oleh ... TV,

Dan sesudah penayangan wawancara di Mata Najwa itu, peristiwa penyerangan thd Novel langsung dapat perhatian lagi dari semua pihak termasuk Presiden panggil Kapolri.

Tidak Dipecat

Walau tak menyebut alasannya mundur, namun pihak Metro Tv memastikan Najwa tak dipecat.

"Sekarang dia ingin mencoba perjalanan baru. Jadi bukan dihentikan, tapi pilihannya," kata President Director Metro TV Suryopratomo.

Baca: Milo Mangkir di Latihan Persiba Balikpapan, Irfan Taufik: Haryadi Akan Pimpin Hadapi Persija

Najwa tampaknya ingin memulai petualangan baru di tempat lain dan bukan sebagai jurnalis.

Meski demikian netizen punya perkiraan sendiri.

 @anandabadudu: kenapa sih mba emangnya? emang papa bear ga seneng sama wawancara Novel? jadi gosip itu bener mba?

@arifnurz: Bukan gara gara nayangin LIVE Novel Baswedan Kan? #metroMini

@dhienQamar_ : Mantap mbak Najwa, kalo sudah gak sejalan sama yg punya tipi mending resign aja..

@nunuwsn  : Acara bagus mah mau distasiun tv mana tetep bagus. Tp gara2 dicekokin metro tipu mulu, sampe2 matanajwa pun dianggap gak netral. 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved