Pilgub Jabar
PAN Antara Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar, Tutup Pintu untuk Dedi Mulyadi
Wali Kota Bogor dan kader PAN, Bima Arya mengatakan PAN telah membuka komunikasi dengan beberapa Bakal Calon Gubernur Jawa Barat.
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Hampir semua partai politik sudah mengambil ancang-ancang menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN).
Wali Kota Bogor dan kader PAN, Bima Arya mengatakan PAN telah membuka komunikasi dengan beberapa Bakal Calon Gubernur Jawa Barat.
Ia juga mengatakan tidak akan mendukung Ketua DPD Golkar, Dedi Mulyadi pada Pilgub Jawa Barat 2018 mendatang.
Ayu Ting Ting Pamer Foto Rambut Pirang, Netizen: Jadi Diri Sendiri, Jangan Ikut-ikutan Gaya Gigi! https://t.co/4zW1RckdZB via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 10, 2017
"Komunikasinya PAN akan lebih antara (dengan) Kang Emil atau Kang Deddy Mizwar, kalau kang Dedi Mulyadi kan ketua (DPD) Partai Golkar, masa PAN mendukung ketua partai," ujarnya kepada wartawan di Gedung Sate, Kamis (10 /8 /2017).
Meski ia lebih condong memilih sebagai Wali Kota Bogor, ia tidak menutup kemungkinan untuk maju di Pilgub Jawa Barat 2018.
Ia pun dipesankan untuk membuka komunikasi politik baik di tingkat Kota Bogor atau Provinsi Jawa Barat.
Bima Arya juga mengatakan dirinya siap jika diusung PAN dalam Pilgub Jabar 2018 mendatang.
"Intinya sebagai kader saya harus selalu siap, intinya begitu selalu siap dimanapun juga, tapi ini partai masih menghitung ini kan ada faktor partai politik, partai kebijakan bagaimana," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengatakan ingin mengusung satu di antara dua kadernya untuk maju di Pilgub Jawa Barat.
Dua nama tersebut adalah Bima Arya dan Dessy Ratnasari.
Tetapi keputusan final akan diumumkan usai Rakornas PAN pada akhir Agustus 2017 mendatang.(*)
