Kamis, 9 April 2026

Pena Hitam Ajarkan Menggambar pada Anak-anak Korban Penggusuran

Tak hanya belajar menggambar, Pena Hitam Bandung juga memberikan bentuk dukungan dengan mural ditembok yang disediakan . . .

Penulis: Ferry Fadhlurrahman | Editor: Dedy Herdiana
ISTIMEWA/TRIBUN JABAR
Untuk memenuhi salah satu moto dari Pena Hitam, yaitu Berbagi, Pena Hitam Bandung juga melakukan kegiatan mengajar menggambar kepada anak-anak korban penggusuran di Kebon Jeruk Bandung pada 30 Juli 2017 lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Untuk memenuhi salah satu moto dari Pena Hitam, yaitu Berbagi, Pena Hitam Bandung juga melakukan kegiatan mengajar menggambar kepada anak-anak korban penggusuran di Kebon Jeruk Bandung pada 30 Juli 2017 lalu.

Bekerja sama dengan komunitas literaksi, Pena Hitam membuat scrapbook atau album kenangan untuk anak-anak warnai.

"Kami diajak untuk mengisi acara yang dilakuin sama literaksi. Akhirnya kita setuju buat ngajak anak-anak menggambar sama bikin mural protes," ujar Fajar, Koordinator Pena Hitam Bandung, kepada TribunJabar.co.id pada Senin (7/8/2017) di FSRD ITB.

Tujuannya tentu saja memberikan hiburan kepada anak-anak korban penggusuran di area sengketa lahan di Kebon Jeruk, Bandung.

Belasan anak dari kampung itu hadir.

Dari keterangan Fajar, anak-anak merasa bersyukur karena dapat bermain setelah melewati masa yang mungkin traumatis bagi mereka.

Tak hanya belajar menggambar, Pena Hitam Bandung juga memberikan bentuk dukungan dengan mural ditembok yang disediakan.

Mural tersebut adalah bentuk protes Pena Hitam terhadap penggusuran tersebut.

Ini merupakan bentuk aksi nyata dari Pena Hitam untuk berbagi dengan sesama. Kalaupun ada undangan untuk seperti ini lagi, Pena Hitam Bandung akan senang hati membantu mereka yang membutuhkan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved