Kuliner Bandung

Mencicipi Menu Menggugah Selera di Braga Permai, Kafe Legendaris di Jalan Braga Bandung

Sebelum kafe menjamur di sekitar jalan tersebut, Braga Permai sudah berdiri sejak 1918. Resto ini menempati bangunan tua peninggalan Belanda

Penulis: Fasko dehotman | Editor: Ichsan
TribunJabar.co.id/Fasko Dehotman
Tampilan depan Braga Permai, berciri khas bangunan bergaya Belanda. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Saat ini di Jalan Braga, Kota Bandung banyak ditemui beragam tempat makan yang menyajikan menu spesial.

Jalan Braga juga menarik perhatian pengunjung dengan konsep tempat makan yang unik, aneh, hingga klasik. Satu tempat yang selalu ramai didatangi pengunjung adalah Braga Permai.

Sebelum kafe menjamur di sekitar jalan tersebut, Braga Permai sudah berdiri sejak 1918. Resto ini menempati sebuah bangunan tua peninggalan zaman Belanda di Jalan Braga No 85, Kota Bandung.

Meski di beberapa bagiannya pernah direnovasi, secara umum arsitektur aslinya tetap dipertahankan, sehingga aroma nostalgianya masih sangat terasa.

Baca: Ezechiel Aliadjim NDouassel Langsung Mengikuti Latihan bersama Persib Bandung

Ketika Anda memasuki tempat ini, Anda akan disuguhi nuansa klasik tempo dulu. Tempat ini juga memiliki kapasitas ruangan yang besar.

Para pengunjung pun boleh memilih tempat di dalam ruangan maupun di halaman depan. Jalan Braga kini memang dipenuhi beragam tempat makan yang menyajikan menu spesial.

Pengunjung menikmati sajian di Braga Permai
Pengunjung menikmati sajian di Braga Permai (Tribunjabar/Fasko Dehotman)

Menu yang ditawarkan Braga Permai pun bervariasi, mulai dari makanan, minuman, hingga pastry. Braga Permai juga menyajikan menu oriental dan paling difavoritkan pengunjung beragam pastry yang masih memakai nama Belanda.

Harga yang ditawarkan mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah untuk satu porsi hidangan spesial. Braga Permai selalu ramai dikunjungi warga lokal, turis dari luar Bandung, hingga turis asing.

Bahkan, para turis asing menjadikan Braga Permai sebagai tempat favorit mereka saat berkunjung ke Kota Kembang. Kini Anda pun masih bisa menyinggahi restoran bersuasana kolonial ini, dengan berbagai makanan khas Belanda dan Indonesia.

Menu di Braga Permai dikelompokkan menjadi 6 kelompok. Ada Braga Heritage, menu ala Belanda seperti Huzarensla dan Bitter Ballen.

Braga Choice, menu favorit para pengunjung, seperti Tenderloin Grill, Lamb Chop, Sop Buntut, dan Lontong Cap Go Meh.

Braga Edition, menu modern seperti Lasagna, dan Salmon Gamberoni. Ada juga Chocolatiers, yaitu ragam cokelat, Patissiers, yaitu ragam kue, dan terakhir Boulangers, yaitu Ice Cream, Cocktail, dan Mocktail.

Sop buntut dan lontong kari yang jadi favorit pengunjung. Aroma gurih santan tercium saat menu ini disajikan.

Lontong Cap Gomeh dan Sop Buntut
Lontong Cap Gomeh dan Sop Buntut (Tribunjabar/Fasko Dehotman)

Isiannya irisan lontong yang disiram sayur gurih. Sayurnya berupa irisan labu, terung, tahu, cabai besar, dan sedikit taburan bawang goreng.

Tampilan kurang semarak seperti umumnya lontong kari. Tak ada sambal goreng hati, bubuk kedelai dan kerupuk udang.

Hanya tersedia sambal goreng yang lumayan pedas. Jadi lebih mirip seperti lontong sayur, karena telurnya berupa telur rebus biasa.

Sedangkan tampilan sop buntutnya lebih menggoda. Kuahnya kecokelatan dengan bercak-bercak minyak yang tipis.

Potongan buntut dilengkapi irisan daun bawang, tetelan, dan potongan tomat serta kentang. Kuahnya gurih, dan daging buntutnya empuk dan lembut. Sayang sekali aroma rempahnya kurang tajam sehingga tak tercium wangi.

Makanan manis untuk pelengkap yang juga terkenal di sini adalah Apple Pie dan Bitterballen. Bitterballen, kroket daging dalam bentuk bola-bola mungil ini disajikan hangat.

Berwarna kecokelatan karena lapisan tepung panir. Rasanya lembut gurih dengan selingan cincangan daging asap yang wangi.

Sedangkan Apple Pie-nya dilapisan adonan puff pastry atau blerdeeg yang berlapis-lapis. Di dalamnya ada potongan apel dan saus apel yang manis-manis asam dengan aroma wangi kayu manis.

Operational Manager Braga Permai Restaurant, Rhivo menuturkan, Braga Permai yang dulunya bernama Maison Bogerijen ini didirikan sejak 1918.

"Pembangunan gedung ini bahkan sampai mendapat persetujuan dari Ratu Belanda," ujar Rhivo kepada Tribun Jabar, Selasa (8/8/2017).

Kata Rhivo, dahulunya Maison Bogerijen adalah tempat sajian glacier (es krim), cuisiner (hidangan utama), patissier (kue-kue), dan confiseur atau es krim.

"Pada masa itu mereka sudah memasak dengan gas yang disalurkan melalui pipa. Setelah Indonesia merdeka, restoran ini pun diambil alih oleh pribumi dan penyaluran gas terpusat dihentikan," kata Rhivo.

Bagi Anda yang penasaran mencicipi kuliner khas Braga Permai yang legendaris, ini range harganya mulai dari Rp 25.000-Rp 200.000. Sedangkan jam operasionalnya, dibuka setiap hari pada pukul 09.00 WIB - 00.00 WIB.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved