Ketika Gerhana Bulan Terjadi, Ini yang Dikatakan Pemilik Imah Noong

Pemilik Imah Noong Lembang, Hendro Setyanto mengatakan umat Islam harus meyakini 100 persen bahwa fenomena ini terjadi karena kekuasaan Allah . . .

TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Pemilik Imah Noong, Hendro Setyanto sedang menjelaskan Fenomena Gerhana bulan, Senin (7/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, LEMBANG - Ketika terjadi fenomena alam gerhana bulan umat Islam disunahkan untuk mengerjakan salat gerhana.

Ketika gerhana masih terjadi maka disunahkan untuk banyak berdzikir, bertakbir dan berdoa karena fenomena gerhana bulan terjadi karena kekuasaan Allah.

Baca: TERPOPULER PERSIB HARI SENIN - Ini Ketajaman Calon Striker Baru Persib, Ezechiel Aliadjim NDouassel

Hal itu diungkapkan oleh pemilik Imah Noong Lembang, Hendro Setyanto.

"Umat Islam harus meyakini 100 persen bahwa fenomena ini terjadi karena kekuasaan Allah," ujar Hendro kepada Trubun Jabar di Imah Noong, Senin (7/8/2017).

Waktu pelaksanaan Salat gerhana bulan, dilakukan sejak terjadinya gerhana hingga selesai gerhana.


Salat Gerhana bisa dilakukan secara berjamaah di masjid atau di lapangan.

Selain itu dikatakan Hendro umat Islam juga disunahkan untuk takbir dan bersedekah. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved