Sabtu, 11 April 2026

LSM Ancam Robohkan Patung Dewa Perang Tertinggi se-Asia Tenggara di Kelenteng Kwan Sing Bio

Ia dan sejumlah rekannya mengaku akan nekat membongkar patung itu bila tak diizinkan, dan pemerintah sendiri tak menyikapi hal tersebut.

Editor: Ravianto
net
Patung Yang Mulia Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJABAR.CO.ID, SURABAYA - Aksi demonstrasi terjadi di depan Gedung DPRD Jatim terkait penuntutan pembongkaran Patung Dewa Perang di Tuban, Jawa Timur, Senin (7/8/2017).

Patung Dewa Perang Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen itu berdiri di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur.

Patung itu mempunyai ketinggian 30,4 meter dan diklaim sebagai patung tertinggi se-Asia Tenggara.

Korlap LSM Pengabdian Rakyat Sejahtera, Didik Muwadi mengatakan, patung tersebut tidak berizin.

"Tidak ada izinnya sama sekali, boleh dicek di Pemkab Tuban, bahwa itu tidak berizin. Dan kalau sudah seperti itu, kenapa pemerintah setempat kok diam, mestinya kan bukan kami yang membongkar, tapi mereka pejabat setempat yang harus membongkar," ujar Didik, Senin (7/8/2017).


Ia dan sejumlah rekannya mengaku akan nekat membongkar patung itu bila tak diizinkan, dan pemerintah sendiri tak menyikapi hal tersebut.

"Kami sebagai rakyat patuh dan taat pada hukum, harusnya mereka juga seperti itu, karena hukum adalah semua warga negara harus patuh dan taat hukum. Kalau mereka tidak taat, ya bagaimana lagi, kami yang harus turun sendiri," lanjutnya.

Baca: Tonton! Video Ketajaman Calon Penyerang Anyar Persib Bandung, Ezechiel Aliadjim NDouassel

Baca: BBPOM Bandung Tegaskan Dumolid Berbahaya, Ini Efek Sampingnya

Pada waktu itu, mereka mengaku tidak tahu bila patung itu tidak memiliki izin.

"Jadi kalau kita bergerak kita yang disalahkan, kita mengumpulkan data-data dulu, baru kami bergerak, karena ini sudah menyalahi aturan pemerintah maupun dari legalitas itu sendiri," sambungnya.


Pihaknya juga mengancam akan merobohkan patung tersebut.

"Dalam waktu 7 kali 24 jam, kalau tidak dibongkar, kami akan langsung turun ke sana, kami siap," tutup Didik.(*)

Sumber: TribunJatim.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved