Kala Ridwan Kamil Berpantun, Begini Jadinya

Ia menjelaskan pantun yang ia bacakan tidak pernah berulang disuatu acara.

Kala Ridwan Kamil Berpantun, Begini Jadinya
TRIBUN JABAR/Isal Mawardi
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil seusai diwawancarai beberapa wartawan di Balai Kota Bandung, Senin (19/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Semakin banyaknya parkir liar di kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung coba atasi masalah tersebut dengan E-Parkir yang diresmikan pada Jumat (4/8/2017).

Sebelum meresmikan E-Parkir, Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, mencoba berpantun terlebih dahulu untuk membuat suasana acara menjadi cair.

"Saya punya tradisi baru sebelum pidato, saya baca pantun. Karena tidak ada kertas, saya tulis di kepala saya sendiri. Jadi mohon maaf kalo terbata-bata," ujar Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, Jalan Braga Pendek, Jumat (6/8/2017).

Ia menjelaskan pantun yang ia bacakan tidak pernah berulang disuatu acara.


Pantun-pantun yang ia bacakan disesuaikan dengan tema acara.

"Ke Cipaku, cuaca gelap dan mendung.
Berakhir hujan besar bikin panik.
Jangan mengaku orang Bandung.
Kalo parkirnya tidak bayar elektronik," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut.

Sontak orang-orang sekitar bergemuruh dan bertepuk tangan menyambut pantun dari Ridwan Kamil.

"Aku Real Madrid, Kamu Barcelona.
Aku sudah merried, Kenapa kamu masih berkelana?," tambah Ridwan Kamil.

Halaman
12
Penulis: Isal Mawardi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved