Ini Risiko Mencampur Oli Mesin Beda Jenis bagi Kendaraan

Kedua oli itu kan punya kandungan kimia dengan formula yang kita enggak selalu tahu. Ada kemungkinan reaksi apa kita juga tidak tahu.

Ini Risiko Mencampur Oli Mesin Beda Jenis bagi Kendaraan
Www.Netwaste.Org.Au
Pelumas kendaraan 

TRIBUNJABAR.CO.ID– Hemat biaya perawatan penting buat dilakukan namun jangan sampai mengorbankan kesehatan jangka panjang kendaraan.

Satu di antara kebiasaan yang berisiko yaitu mencampur oli mesin dengan merek lain.

Ada kalanya pemilik ingin menambah oli yang berkurang di mesin. Daripada beli oli merek sama namun terasa berat di kantong, ada pemilk yang memilih oli beda merek tapi murah.

Nah, hal itu yang salah menurut Benny W. Liem, Assistant Sales Manager Aftermarket Group Aisin Asia PTE. LTD.


“Mungkin buat beberapa orang oli itu kalau dicampur akan lebih hemat atau bagaimana tapi sebenarnya kalau oli itu dicampur kemungkinan menyebabkan reaksi kimia yang merugikan," kata Benny, di Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Menurutnya, banyak risiko yang belum diketahui orang jika mencampurkan oli beda jenis.

“Kedua oli itu kan punya kandungan kimia dengan formula yang kita enggak selalu tahu. Ada kemungkinan reaksi apa kita juga tidak tahu. Zat aditifnya berbeda,” ujarnya.

Menurut Benny risiko paling parah karena menyampur oli bisa bikin mesin macet sampai tidak bisa bergerak.

Hasil reaksi kimia dikatakan membentuk lumpur yang bikin mesin lecet.

Jadi, disarankan untuk tidak mencampur pelumas yang berbeda jenis. (*)

Berita ini dimuat Kompas.com berjudul Bahayanya Campur Oli Mesin Beda Merek

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved