Jambore Pramuka Jabar
Dede Yusuf: Remaja Saat Ini Kurang Mandiri dan Kurang Kesempatan Berekspresi
Pemilihan tema Jambore Pramuka Jawa Barat tahun ini adalah hasil dari rumusan potret permasalahan remaja saat ini.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG- Jambore Pramuka Jawa Barat 2017 yang diadakan di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kecamatan Sukasari, Sumedang, mengangkat tema 'Kreatif Tanpa Manja'.
Pemilihan tema Jambore Pramuka Jawa Barat tahun ini adalah hasil dari rumusan potret permasalahan remaja saat ini.
Ketua Kwartir Daerah Jawa Barat, Dede Yusuf, mengatakan hal itu ketika ditemui Tribun Jabar saat membuka Jambore Pramuka Jawa Barat 2017, Rabu (2/8/2017).
"Potret permasalahan remaja saat ini banyaknya adalah kurangnya kemandirian dan kurangnya kesempatan adik-adik kita untuk berekspresi," ujar Dede Yusuf.
Tersingkir dari Skuat Persib Bandung, Carlton Cole Curhat ke Media Inggris https://t.co/yNZeHkXcNq #TribunJabar pic.twitter.com/KUsx3AVJwf
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 2, 2017
Hal itulah yang mendorong dipilihnya tema jambore tahun ini, yaitu 'Kreatif Tanpa Manja'.
Melalui tema ini, Dede Yusuf berharap peserta jambore yang didominasi anak usia 11 hingga 15 tahun mendapatkan kesempatan untuk mengembangan kreativitas.
"Jadi tidak boleh bergantung pada gurunya, kakak pendampingnya, ataupun orangtua," ujar Dede Yusuf.
Para pendamping, tambahnya, cukup memperhatikan dari jauh perkembangan kreativitas para peserta jambore. (*)