Selasa, 14 April 2026

Persib Bandung

Indra Thohir: Dulu Sepak Bola Bandung Sempat Diremehkan Masyarakat

Indra Thohir adalah pelatih yang sukses mengantarkan Persib Bandung di era kejayaan sejak akhir 80-an hingga awal 90-an.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Indra Thohir saat ditemui TribunJabar.co.id di rumahnya, Minggu (30/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Indra Thohir adalah pelatih yang sukses mengantarkan Persib Bandung di era kejayaan sejak akhir 80-an hingga awal 90-an.

Terbukti gelar juara perserikatan tahun 1994 yang mendapat predikat juara abadi karena musim selanjutnya dilebur dengan galatama sehingga munculah Liga Indonesia.

Setelah menjadi juara perserikatan, tren positif Indra Thohir terus berlanjut hingga menjadi raja sepak bola Indonesia pada tahun 1995.

Gelar itu bertambah manis ketika tidak ada satupun pemain asing di skuad Persib Bandung.

Ketika ditemui TribunJabar.co.id di kediamannya, Minggu (30/7/2017) Abah Thohir sapaan akrabnya mengatakan bahwa dirinya sempat ditawarkan pemain asing, tetapi dirinya menolak.

"Saya percaya dengan Robby cs, percaya pemain bisa walaupun tanpa pemain asing sekalipun, kebukti kan Persib bisa juara," ujar Indra Thohir.


Indra Thohir menyebutkan bahwa dulu sepak bola Bandung sempat diremehkan oleh masyarakat Indonesia.

Sebab pada tahun 60-an hingga 70-an Persib Bandung sedang terpuruk dan bahkan hingga terdegradasi pada tahun 1978-1979.

"Dulu Bandung itu diremehkan sama lawan-lawannya, tapi saya ingatkan ke pemain bahwa harga diri Persib, Bandung, dan Jawa Barat harus kalian perlihatkan," ujar Indra Thohir.

Terbukti apa yang diucapkan oleh Indra Thohir, final liga Indonesia tahun 1995 para pemain tampil begitu baik, sehingga mampu mengalahkan Petrokimia Putra melalui gol Sutiono Lamso.

Bahkan seorang Iswadi Idris, Pemain Timnas Indonesia mengatakan bahwa Persib adalah tim hebat kepada Indra Thohir.

"Dulu saya bertanding dengan timnya Iswadi Idris, saya kalahkan tim dia, selesai pertandingan Iswadi berbicara langsung kepada saya bahwa Persib adalah tim hebat yang patut dapat apresiasi," ujar Indra Thohir.

Bukan hanya itu saja, tanpa pemain nasional pun Persib mampu membuktikan bahwa pemain lokal (asal Jawa Barat) bisa berbuat banyak.

Perlu diketahui juga ketika itu hanya Robby Darwis dan Yudi Guntara yang sering bermain untuk Timnas Indonesia.

Indra Thohir sambil meminum kopi dan menggunkan topi berjenis flatcap mengatakan bahwa Persib Bandung adalah tim besar, harus dijaga harga dirinya baik oleh pemain, manajemen, maupun supporter.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved