Pilgub Jabar
DPP Golkar Bakal Calonkan Dedi Mulyadi tapi Belum Diputuskan Apakah untuk Jabar 1 atau Jabar 2
Saudara Dedi sebagai ketua DPD Golkar provinsi akselerasinya luar biasa, komunikasi politiknya sangat cair dan mendasar.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - DPP Partai Golkar memberikan isyarat bakal mengusung Dedi Mulyadi pada Pilgub Jabar 2018. Namun belum diputuskan posisi untuk Dedi, apakah sebagai calon gubernur (Jabar 1) atau calon wakil gubernur (Jabar 2).
"Memerhatikan bagaimana akselerasi konsolidasi yang dilakukan oleh saudara Dedi Mulyadi, karena itu ada kecenderungan DPP Partai Golkar akan mencalonkan Dedi. Tinggal apakah nomor satu atau nomor dua, itu perlu beberapa hari untuk dikomunikasikan," ujar Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham di kantor DPP Golkar di Jakarta, Selasa (1/8/2017).
Baca: Ayo Main Gate Ball, Seru Nih Berkeringat dan Bikin Hati Senang
Hari ini, kata Idrus, pihaknya membahas soal pilkada, termasuk Pilgub Jabar. Dedi Mulyadi sendiri sudah direkomendasikan DPP Partai Golkar untuk maju di Pilgub Jabar.
BREAKING NEWS : Lima Pengeroyok Alm Ricko Andrean Ditangkap Polisi https://t.co/vv8741zu3E via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 1, 2017
"Saudara Dedi sebagai ketua DPD Golkar provinsi akselerasinya luar biasa, komunikasi politiknya sangat cair dan mendasar. Lalu perhatian pada masyarakat luar biasa, sehingga kami harus calonkan saudara Dedi di Pilgub Jabar.
Seperti diketahui, untuk mencalonkan cagub-cawagub Jabar, partai politik harus memiliki sedikitnya 20 kursi di DPRD. Golkar di DPRD Jabar sendiri memiliki 17 kursi. Artinya, dibutuhkan 3 kursi lagi untuk mencalonkan pasangan calon.
Tak Ada Kabar, Artis Cantik Ini Ternyata Sudah Nikah di Selandia Baru karena di Indonesia Ribet https://t.co/jaxiFi4wo4 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 1, 2017
Sehingga partai berlogo pohon beringin ini harus membangun koalisi sedikitnya dengan satu partai.
"Kami tidak cukup kursi nih. Masih perlu kursi, tinggal ke depan dikonsolidasikan membangun komunikasi politik dengan partai lain. Kami sudah bangun komunikasi dengan partai lain, dengan PDIP, Golkar, Hanura, PKS. Tapi hasilnya bagaimana kita tunggu," kata Idrus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dedi-mulyadi-di-acara-diskusi-publik-problematika-seni-dan-budaya-_-1_20170722_180639.jpg)