Selasa, 14 April 2026

Pilwalkot Bandung

Warga Bandung Memilih Menunggu Calon Resmi Daripada Memerhatikan Bawalkot

Baliho dan spanduk bakal calon wali kota (Bawalkot) sudah mulai menyesaki berbagai sudut kota Bandung. Warga Bandung ternyata malah santai saja.

Penulis: Ferry Fadhlurrahman | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/FERRY FADHLURRAHMAN
Billboard Nurul Arifin sebagai bakal calon wali kota yang diusung partai Golkar. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Baliho dan spanduk bakal calon wali kota (Bawalkot) sudah mulai menyesaki berbagai sudut kota Bandung. Warga Bandung ternyata malah santai saja.

"Masih belum resmi, pilwalkot nya juga masih tahun depan," ujar Ira, mahasiswa suatu universitas swasta di Bandung, kepada TribunJabar.co.id, Senin (31/7/2017).

Ira juga mengatakan masih belum tahu siapa saja yang akan menyalonkan, terutama dengan banyaknya bawalkot yang ingin mencalonkan melalui partai, dirinya rasa masih terlalu awal untuk menentukan.

"Tapi sudah tahu lah beberapa yang kelihatan pasang baliho," ujarnya.


Ketika ditanyai beberapa nama bawalkot yang dikabarkan akan mencalonkan dirinya hanya bisa menjawab nama-nama yang sudah familiar saja, seperti Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial dan Politisi dari Golkar, Nurul Arifin.

Hal sama pun diungkapkan oleh Alif, seorang pegawai perusahaan swasta, yang mengatakan dirinya tidak terlalu memperhatikan siapa yang menjadi bawalkot karena yang terhitung adalah nanti ketika pencalonan resmi.

"Tapi sudah tahu beberapa nama, kaya mang Oded kan wakil walkotnya kang Emil (Ridwan Kamil)," ujar Alif kepada TribunJabar.co.id, Senin (31/7/2017).

Baik Alif ataupun Ira, selaku warga Bandung, mengaku ingin pemerintahan yang baik dan membahagiakan masyarakatnya.

"Minimal mirip Kang Emil, kalau bisa lebih baik malah makin sip," ujar Alif.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved