Kamis, 23 April 2026

Persib Bandung

''Virus'' Damai Bobotoh dan Jakmania di Bekasi dan Purwakarta Diharapkan Menyebar

Ketua Viking Persib Club, Heru Joko mengaku, sangat mengapresiasi bobotoh dan Jakmania tersebut.

mega nugraha/tribun jabar
Bobotoh Persib Bandung yang tergabung dalam Viking Purwakarta Raya berkumpul bersama suporter Persija Jakarta, The Jak Purwakarta di kawasan Situ Buleud, Minggu (30/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Aksi damai pendukung Persib Bandung, bobotoh, dan suporter Persija Jakarta, The Jakmania di Bekasi dan Purwakarta sangat diapresiasi para pentolan bobotoh.

Ketua Viking Persib Club, Heru Joko mengaku, sangat mengapresiasi bobotoh dan Jakmania tersebut.

Aksi serupa segera menyusul di daerah-daerah lainnya.

"Alhamdulillah bisa bertemu dua kubu, pertama di Bekasi aksi seribu lilin dan di Purwakarta dengan massa yang banyak banget, nanti disusul di daerah lainnya juga karena sudah ada laporan," ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (30/7/2017).

Heru mengaku sangat senang adanya aksi damai nyata itu dari bobotoh dan Jakmania itu.

"Memang harus seperti itu dan harus melupakan konflik yang pernah terjadi," kata dia.

Heru mengatakan di media sosial pun kini bergerak untuk menyebarkan virus damai dan itu sangat positif.

"Mungkin hampir 80-90 persen bobotoh yang menggunakan media sosial intinya sudah men-support untuk mengakhiri semua permusuhan," ujar Heru.

Begitu juga Ketua The Boms, Nevi Efendi.

Ia mengaku sangat mendukung aksi damai bobotoh dan Jakmania di Bekasi dan di Purwakarta.

"Memang aksi damai tersebut diawali di perbatasan karena mereka yang bergesekan langsung," kata dia.

Pihaknya tinggal menunggu semua kelompok bobotoh berkumpul baik dari Viking, Bomber, maupun The Boms untuk menyelenggarakannya (aksi damai) di Bandung dan di Jakarta.

"Saya harap kita dewasa. Kita harus melihat contoh yang telah terjadi, masa tidak capek maenya dek kie wae apalagi hingga ada korban nyawa. Ke depan diharapkan (suporter) pakai atribut di mana saja merasa aman dan aksi damai ini nantinya mengarah ke sana," ujar Nevi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved