Sindikat Kejahatan Siber dari China yang Ditangkap di Indonesia Menargetkan Para Pejabat China

Polisi juga menangkap 148 WNA (Warga Negara Asing) asal China yang melakukan aksi mereka di tiga wilayah Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Sindikat Kejahatan Siber dari China yang Ditangkap di Indonesia Menargetkan Para Pejabat China
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Penggrebekan di Perumahan Mutiara Graha Famili, Surabaya 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA -- Tim Satuan Tugas Khusus Kepolisian RI (Tim Satgassus Polri) berhasil mengungkap praktik kejahatan yang dilakukan anggota sindikat asal China.

Polisi juga menangkap 148 WNA (Warga Negara Asing) asal China yang melakukan aksi mereka di tiga wilayah Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Para pelaku sindikat kejahatan itu melancarkan praktik kejahatan mereka dengan sasaran korban antara lain para pejabat China yang sedang menghadapi masalah hukum.

Polisi memperkirakan uang hasil kejahatan yang mereka peroleh mencapai lebih dari Rp 5,9 triliun.

Ada yang menyebut mereka sebagai anggota sindikat kejahatan siber.


Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, mengemukakan, pihaknya tengah mengumpulkan para pelaku kejahatan itu di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan.

"Kami kumpulkan seluruh pelakunya sebanyak 148 orang. Terdiri dari Jakarta 29 orang, Bali 27 orang, dan Surabaya 92 orang. Seluruhnya ber-KTP China," kata Argo kepada Warta Kota, Minggu (30/7/2017).

Modus pelaku, lanjut Argo, dalam menjalankan aksi kejahatannya itu, mereka menggunakan langkah tiga tahap.

Tahap pertama, salah satu pelaku mencari sasaran korban, yakni pejabat China yang tersangkut masalah hukum.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved