Ditolak Beroperasi di Garut, Ini Tanggapan Public Affairs Senior Advisor Gojek

Public Affairs Senior Advisor Gojek, Aziz Hasibuan, menyebut jika pihaknya belum . . .

Ditolak Beroperasi di Garut, Ini Tanggapan Public Affairs Senior Advisor Gojek
Reska K Nistanto/KOMPAS.com
Kantor Go-Jek Indonesia 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijakasana

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Meski ditolak oleh Pemkab Garut untuk beroperasi, Gojek diberi peluang untuk menyosialisasikan aplikasi online tersebut kepada masyarakat Garut.

Gojek pun hingga kini belum mulai beroperasi.

Public Affairs Senior Advisor Gojek, Aziz Hasibuan, menyebut jika pihaknya belum merekrut pengemudi ojek online.

Kegiatan yang dilakukan Gojek beberapa waktu lalu di Gedung KNPI, baru sebatas sosialisasi dan verifikasi.

"Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Kami tidak merekrut saat kegiatan kemarin," ucap Aziz usai bertemu Bupati Garut, Senin (31/7/2017).

Penolakan Pemkab Garut terkait kehadiran Gojek, lanjut dia, tak menjadi persoalan.

Pihaknya pun memang baru mengenalkan Gojek kepada masyarakat Garut

"Kami akan terus berkomunakasi dengan masyarakat Garut. Biar nantinya tercapai kolaborasi," katanya.

Aziz menjelaskan, jika Gojek bukan perusahaan penyedia transportasi.

Gojek merupakan perusahaan teknologi berbasis aplikasi yang menyediakan sejumlah layanan.

"Dengan aplikasi yang ada kami berdayakan sektor informal dan usaha kecil. Kami bermitra dengan perusahaan kecil seperti dalam layanan Gofood," ujarnya. (*)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved