5 Fakta tentang Ricko Andrean, Bobotoh yang Meninggal karena Salah Sasaran

"Ricko (dari pembicaraan selama di rumah sakit) pengen dekat dengan ibunya di TPU Cikutra," katanya.

5 Fakta tentang Ricko Andrean, Bobotoh yang Meninggal karena Salah Sasaran
Istimewa
Almarhum Ricko Andrean Maulana 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Setelah sempat dirawat di rumah sakit pascapenyerokan oknum suporter akhir pekan lalu, bobotoh Persib, Rico Andrean Maulana, meninggal pada Kamis (27/7/2017) pagi.

Berikut fakta-fakta tentang Rico Andrean.

1. Seorang Yatim Piatu

Ricko Andrean bekerja banting tulang untuk menghidupi dirinya sendiri sejak masih muda, setelah kehilangan orang tuanya sejak tujuh tahun lalu.

Ia bekerja di sebuah tempat berbelanjaan di kawasan Antapani, Kota Bandung.


"Ricko itu yatim piatu kurang lebih sudah 7 tahun dan saat ini tinggal bersama kakaknya," ujar kerabat Ricko Andrean, Abdul Gofur, saat ditemui Tribun Jabar beberapa hari lalu di RS Santo Yusuf.

Nahas, Ricko Andrean harus menyusul kedua orang tuanya karena menjadi korban pengeroyokan dalam sebuah pertandingan sepak bola, Persib Bandung dan Persija Jakarta di Stadion GBLA, Sabtu (22/7/2017).

2. Ricko Andrean dikebumikan dekat makam ibunya

Halaman
123
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved