Hampir 600.000 Orang Jadi Target Imunisasi Campak dan Rubella di Kota Bandung
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita, menyatakan agenda kampanye dikoordinasikan dengan Disdik Kota Bandung.
Penulis: Isal Mawardi | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Dinas Kesehatan Kota Bandung telah menyiapkan kampanye imunisasi campak dan rubella.
Kampanye ini untuk mewujudkan cita-cita Indonesia bebas dari campak dan rubella pada 2020.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita, menyatakan agenda kampanye dikoordinasikan dengan Disdik Kota Bandung.
"Target imunisasi campak dan rubella minimun 95 persen. Angka itu cukup tinggi. Jumlah yang diimunisasi 572.945 orang," katanya di Balai Kota Bandung, Kamis (27/6/2017).
Ngakak! Pencuri Ini 'Berubah' Jadi Hantu Agar Bisa Melewati CCTV, Ujung-unjungnya Bernasib Begini https://t.co/tgO5MiKHmp via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 27, 2017
Kampanye dilaksanakan dua tahan.
Tahap pertama, kampanye di sekolah-sekolah di Kota Bandung pada Agustus mendatang lalu kampanye di di posyandu, klinik, dan sejumlah rumah sakit di Kota Bandung pada September.
Dinas Kesehatan Kota Bandung menyiapkan 156 dokter, 347 perawat, 376 bidan, 558 tenaga kesehatan, 278 supervisor, dan 11.396 kader kesehatan menyukseskan kampanye imunisasi campak dan rubella.
Jumlah sasaran sekolah yang dituju oleh Dinkes antara lain 652 PAUD, 649 Taman Kanak-kanak, 738 SD, 279 SMP, 239 Sekolah Luar Biasa, 31 pesantren , 48 panti asuhan, dan30 penitipan anak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rita-verita_20170727_160959.jpg)