Minggu, 19 April 2026

Pendidikan

SMU Citra Cemara, Unggulkan Trilingual

Menurut Suliono Wirawan, meskipun ditekankan pelajaran tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin, namun . . .

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/Seli Andina Miranti
Sebuah acara di SMA Citra Cemara, Rabu (26/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Trilingual menjadi keunggulan SMA Citra Cemara dibandingkan sekolah lainnya.

Karena tidak seperti sekolah lainnya, selain Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris  bahasa Mandarin menjadi mata pelajaran wajib yang diajarkan di sekolah ini.

Hal tersebut diungkapkan Suliono Wirawan, Ketua Dewan Pembina Yayasan Citra Cemara, ketika ditemui Tribun Jabar di kompleks SMA Citra Cemara, Rabu (26/7/2017).

"Pengusungan trilingual dalam pelajaran bahasa merupakan keunggulan SMA Citra Cemara. Meskipun begitu, kurikulumnya sama dengan sekolah lainnya," ujar Suliono Wirawan.


Menurut Suliono Wirawan, meskipun ditekankan pelajaran tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin, namun hal tersebut tidak mengganggu pelajaran lainnya.

Kurikulum pun disamakan dengan kurikulum yang diterapkan sekolah negeri, hanya saja ada tambahan delapan jam per minggu untuk kelas bahasa.

Bahkan, sekolah ini mendatangkan langsung guru dari Tiongkok untuk mengajar bahasa Mandarin.

"Sengaja didatangkan dua guru dari Tiongkok agar pronounciation-nya benar," ujar Suliono Wirawan.


Tujuannya adalah agar siswa mendapatkan bekal yang lebih untuk bersaing di dunia kerja nanti.

Meskipun kental dengan nuansa etnis tionhoa, Suliono Wirawan menampik kalau sekolahnya khusus untuk etnis tertentu.

Menurutnya, SMA Citra Cemara terbuka untuk seluruh kalangan.

"Bahkan kami sediakan beasiswa untuk siswa kurang mampu dan itu tidak melihat etnis apa atau orang mana," ujar Suliono. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved