Jejak Soekarno
Di Sel Penjara Banceuy, Masih Tersimpan Tikar Ayaman Pandan Alas Tidur Soekarno
Pintu kamar penjara terbuat dari kayu jati berbingkai besi tersebut dicat warna hitam. Ada dua lubang kunci yang masih berfungsi.
Penulis: Ery Chandra | Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Bekas penjara Soekarno di Jalan ABC, Kota Bandung, terlihat bersih.
Bangunan sel berukuran kecil sepanjang 210 cm, lebar 146 cm dan tinggi 350 cm, itu dicat putih. Tampak baru. Lantai di area monumen bekas penjara itu pun bersih, kecuali beberapa keramik berwarna coklat.
Memasuki kawasan monumen bekas penjara Soekarno, terlihat tulisan di depan pintu masuk "Situs Sel Penjara Banceuy." Ada sembilan tiang bendera merah putih berada di depan pintu masuk.
Di samping kanan pintu masuk disandarkan tulisan batu prasasti Ir. Soekarno Penyambung Lidah Rakyat.
Di tengahnya terdapat patung Soekarno memegang pena dan satu buku. Duduk dengan menyilangkan kaki sebelah kanan di depan. Dan mengenakan sandal duduk di sebuah batu.
Di bagian dalam monumen terdapat empat spanduk yang berisi kisah perjalanan Soekarno di Bandung. Dominan berwarna warna merah.
Sebelah kanan dari pintu masuk terdapat ruang tunggu dengan luas sekira empat meter.
Di tengah monumen ada kamar bekas Soekarno. Di monumen tersebut dihiasi dengan tanaman sekira 100 tanaman.
Pintu kamar penjara terbuat dari kayu jati berbingkai besi tersebut dicat warna hitam. Ada dua lubang kunci yang masih berfungsi. Panjang kuncinya sekira 15 cm terbuat dari besi. Lantai kamar penjara itu hanya di lapisi semen.
Dinding bagian dalam ruang bekas penjara itu berwana putih. Tiga gambar Soekarno di dinding dan satu lukisan Soekarno. Di atas foto itu, ada ukiran Garuda serta teks Pancasila.
Terdapat satu buah tempat tidur beralasakan tiker ayaman pandan, satu bantal, selimut, dua kain kebat, kumpulan majalah lama, satu tiang berserta bendera merah putih di atas bantal tersebut.
Pispot (tempat buang air kecil), lampu pelita, teko dan dua cangkir yang menggantung.
Di samping kanan lukisan Soekarno tergantung teks bertuliskan 'Koe Koerbankan Dirikoe di Penjara Ini Demi Bangsa dan Negerikoe Indonesia'.
"Yang asli hanya bangunan saja, isi yang ada di masukkan ke dalam kamar baru tahun 2010. Mencarinya susah," ujar Juru Perawat, Ahmad (51), kepada Tribun Jabar di monumen bekas penjara Soekarno itu, Jalan Banceuy No. 8, Kota Bandung, Rabu (26/7/2017). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/monumen-situs-sel-penjara-banceuy_soekarno_20170726_185947.jpg)