Umuh Muchtar Marah, Bobotoh Jadi Korban Pengeroyokan dan Kendaraannya Juga Hilang
Korban pengeroyokan salah sasaran yang menimpa Riko Andrian, Bobotoh asal Cicadas membuat manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar marah.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Korban pengeroyokan salah sasaran yang menimpa Riko Andrian, Bobotoh asal Cicadas membuat manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar marah.
Pasalnya Riko Andrian sudah menjadi korban, motor yang dibawanya ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api pun raib entah kemana.
"Dia sudah jadi korban pengeroyokan, motornya juga sekarang hilang, putaran kedua Insha Allah kita akan pindah ke Jalak Harupat," ujar Umuh Muchtar saat ditemui TribunJabar.co.id di Rumah Sakit Santo Yusuf, Senin (24/7/2017).
Sudah Mualaf, Pernikahan Artis Ini Panen Hujatan. Netter : Acara Nikahan atau 7 Bulanan? https://t.co/yvMLam6mpX via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 24, 2017
Umuh Muchtar yang menggunakan kemeja biru menambahkan bahwa ia sedang berusaha untuk memindahkan tempat pertandingan ke Stadion Si Jalak Harupat.
Menurutnya faktor keamanan menjadi alasan kenapa Persib akan berpindah ke Stadion yang terletak di Soreang Kabupaten Bandung ini.
"Saya usahakan di Jalak Harupat, di sana aman tidak ada kejadian kehilangan motor, dulu memang ada tapi sekarang semua warga di sana sudah mendukung Persib bermain di sana," ujar Umuh Muchtar.
Dia juga berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, karena apabila Persib kena sangsi, yang rugi bukan hanya tim tapi bobotoh juga.
Sebab Persib adalah hiburan bagi bobotoh dan masyarakat Bandung.