Pedagang di Pasar Sarijadi Mengeluh Lapaknya Sepi Pembeli
Kepada Tribun Jabar, Jumat (21/7/2017), pedagang yang enggan disebutkan namanya mengatakan jika saat ini jumlah pembeli di Pasar Sarijadi menurun.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Beberapa pedagang di Pasar Sarijadi, Jalan Sariasih, Bandung, rupanya memiliki keluhan.
Keluhan tersebut berkaitan dengan situasi Pasar Sarijadi saat ini.
Kepada Tribun Jabar, Jumat (21/7/2017), pedagang yang enggan disebutkan namanya mengatakan jika saat ini jumlah pembeli di Pasar Sarijadi yang datang ke lapaknya menurun.
Masih Ingat Kustian 'Budak Jalanan', Tak Disangka Seperti Ini Keadaannya Sekarang https://t.co/IZZcYzsyNT via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 24, 2017
"Iya ramai itu saat tiga hari pembukaan saja. Semakin ke sini semakin sepi," ujar pedagang tersebut.
Ia mengaku dalam sehari rata-rata pembeli yang datang ke lapaknya hanya delapan sampai sepuluh orang saja.
Ia juga mengatakan, setiap hari ia merasa bosan menunggu pembeli datang ke lapaknya jika situasi Pasar Sarijadi tak kunjung ramai.
Sebagai informasi, Pasar Sarijadi merupakan pasar kontemporer yang telah diresmikan oleh Wali Kota Bandung. Ridwan Kamil, pada Selasa (23/5/2017).
Pasar tersebut juga dijadikan percontohan karena bangunannya modern, mengusung "one stop shopping centre", dan ramah difabel juga lansia.
Desain bangunan Pasar Sarijadi cukup unik. Dirancang oleh arsitek Andar Matin dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pasar-sarijadi-di-jalan-sariasih-sarijadi-bandung-sepi-pembeli_20170724_131409.jpg)