Lapas Perempuan Sukamiskin Lakukan Pengembangan Potensi Warga Binaan
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas II A Bandung, Rafni Trikoriaty Irianta mengambil langkah pembinaan dan pengembangan potensi Warga Binaan.
Penulis: Ery Chandra | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Baru enam bulan menjabat, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Sukamiskin Klas II A Bandung, Rafni Trikoriaty Irianta mulai mengambil langkah-langkah pembinaan dan pengembangan potensi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP).
"Kegiatan di dalam Lapas Perempuan Sukamiskin seperti menyulam, jahit baju, menjahit, membuat alis mata palsu, melukis, salon, crembath, pedicure, manicure, ala ala Lembaga Pemasyarakatan," kata Rafni Trikoriaty Irianta saat ditemui TribunJabar.co.id di Jalan Pacuan Kuda No 20, Sukamiskin, Arcamanik, Kota Bandung, Senin (24/7/2017).
Rafni mengatakan baru-baru ini mangadakan pelatihan untuk warga binaan di Lapas Perempuan Sukamiskin.
Sudah Mualaf, Pernikahan Artis Ini Panen Hujatan. Netter : Acara Nikahan atau 7 Bulanan? https://t.co/yvMLam6mpX via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 24, 2017
"Beberapa bulan lalu kami mengadakan semacam training menjahit baju. Dilatih untuk mandiri membuat baju sendiri. Rata-rata yang mengikuti enam bulan lagi mau pulang. Supaya pulang bisa dimanfaatkan sertifikatnya," ujar Rafni.
Lebih lanjut, Rafni menjelaskan bahkan dari warga binaan ada yang memperoleh prestasi dengan mendapatkan penghargaan.
"Warga binaan kami ikut lomba menulis dan terbaik di seluruh Jawa Barat waktu April hari pemasyarakatan. Ada lima yang terbaik salah satunya dia," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rafni-trikoriaty-irianta_20170724_152607.jpg)