Tak Libatkan Ojek Konvensional, Gojek Dilarang Beroperasi di Purwakarta

Operasional transportasi roda dua online Gojek dilarang beroperasi di Purwakarta jika tidak mengakomodir pelaku ojek konvensional.

Tak Libatkan Ojek Konvensional, Gojek Dilarang Beroperasi di Purwakarta
Oik Yusuf/ Kompas.com
Helm hijau Go-Jek menjadi salah satu penanda identitas pengendara ojek yang tergabung dalam layanan ojek panggilan tersebut 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Operasional transportasi roda dua online Gojek dilarang beroperasi di Purwakarta jika tidak mengakomodir pelaku ojek konvensional.

"Jika tidak mengakomodir mayoritas ojek konvensional, ojek online atau apapun namanya enggak boleh beroperasi di Purwakarta," ujar Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di kawasan sport center, Jalan Purnawarman Purwakarta, Rabu (19/7).


Ia menegaskan, pihaknya tidak anti terhadap teknologi yang berimbas pada kemudahan banyak orang. Namun, berkaca pada pengalaman di beberapa daerah, kehadiran ojek online tanpa mengakomodir ojek konvensional justrus jadi konflik.

"Sesuatu yang lahir karena konflik kan enggak baik. Purwakarta kan kota kecil, kami tidak ingin teknologi untuk kemudahan ini jadi konflik. Konfliknya bisa dihindari, asal ojek konvensional dirangkul," ujar Dedi.

Seperti diketahui, Dishub Purwakarta menghentikan aktifitas pendaftaran driver gojek dan gocar sejak tiga pekan terakhir di Jalan Kemuning, Selasa (18/7). Alasannya, khusus untuk gocar, belum ada penetapan kuota transportasi online dari Dishub Jabar.


Untuk gojek, aktifitas pendaftaran tidak memiliki izin.

"Kalau sengaja membuka pendaftaran driver ojek online ya sama saja seperti mengajak konflik dengan ojek konvensional. Saya ingin ojek konvensional diakomodir. Data dulu berapa ojek konvensional yang ada, lalu temui mereka dan ajak gabung, kalau istilah Sunda, hade goreng ku basa (Baik atau jelek tergantung bahasa yang disampaikan)," kata Dedi. (*)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved