Kasus Perceraian Terbanyak di Kota Bandung Karena Masalah Ekonomi

Hal tersebut disampaikan langsung melalui Panitera Muda Pengadilan Agama Bandung, Ahmad Mujahidin saat ditemui. . .

Kasus Perceraian Terbanyak di Kota Bandung Karena Masalah Ekonomi
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Selama tahun 2017, sudah ada ribuan pasangan yang mengajukan perkara perceraian di Pengadilan Agama Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan langsung melalui Panitera Muda Pengadilan Agama Bandung, Ahmad Mujahidin saat ditemui wartawan Tribun Jabar di Kantor Pengadilan Agama Bandung, Rabu (19/7/2017).

"Selama tahun 2017, dari bulan Januari hingga bulan Mei, sudah ada sekira 2400 pasangan yang mengajukan perkara perceraian, baik dari pihak istri maupun suami," ujar Ahmad sambil menunjukkan data perceraian.

Ahmad menambahkan sebagaian besar pihak yang mengajukan perkaran perceraian adalah seorang istri.

Tercatat, lanjut Ahmad, setiap bulan selama tahun 2017 ada sekira 300 istri yang mengajukan gugatan cerai terhadapa suaminya.


Sedangkan pihak suami yang mengajukan talak kepada istrinya hanya sekira 130 orang setiap bulannya selama tahun 2017.

Menurut Ahmad alasan perceraian berbagai macam, namun sebagaian besar dari mereka bercerai karena alasan ekonomi.

"Sebenarnya banyak alasan bercerai, namun akar permasalahan dari perceraian kebanyakan ekonomi," ujar Ahmad.

Halaman
12
Penulis: Rezeqi Hardam Saputro
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved