Pertumbuhan Pariwisata Indonesia Masih Tertinggal oleh Vietnam
Pertumbuhan pariwisata tanah air mencapai 20 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan pariwisata dunia bahkan . . .
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pariwisata Indonesia mencatat pertumbuhan positif hingga pertengahan tahun 2017.
Pertumbuhan pariwisata tanah air mencapai 20 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan pariwisata dunia bahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Demikian diungkapkan Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika, Nia Niscaya pada acara Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga ASITA Indonesia dengan tema "Menjadikan ASITA Lebih Profesional dan Bermartabat" di Hotel West Point di Jalan Garuda, Kota Bandung, Selasa (18/7/2017).
Lupa Masih Pakai Celana Dalam Bisa Bergetar saat Ketemu Calon Mertua,Wanita ini Panik Setengah Mati https://t.co/bGvU2U5wVm via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 18, 2017
Meski menunjukkan pertumbuhan positif, Indonesia masih tertinggal dari Vietnam yang mencatat pertumbuhan 24 persen.
Menurutnya, Vietnam lebih unggul karena melakukan deregulasi besar-besaran dan pertumbuhan LCC (Lost Cost Carrier).
"Ini menjadi tantangan bagi kita untuk bisa lebih baik lagi," katanya.
Munasus kali ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, Ketua Umum ASITA Asnawi Bahar, Ketua ASITA Jabar Budi Ardiansyah, serta perwakilan ASITA dari seluruh Indonesia. (*)